Bandung – Semangat pagi yang cerah menyelimuti Apron Baseops Lanud Husein Sastranegara, Senin (14/7/2025), saat ribuan siswa baru Sekolah Angkasa mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025–2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Komandan Lanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb Alfian, S.E., M.Han., didampingi Ketua Yasarini Cabang Lanud, Ny. Annisa Alfian, serta dihadiri para guru, pengurus Yasarini, dan orangtua murid dari berbagai jenjang pendidikan—mulai PAUD hingga SMK.
Dalam sambutannya, Danlanud menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar rutinitas awal tahun ajaran, melainkan momentum penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan para siswa baru.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Di Sekolah Angkasa ini, kalian akan dibekali bukan hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kejuangan, cinta tanah air, dan integritas,” tegas Kolonel Alfian.
Tahun ini, lebih dari 1.000 siswa baru dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK resmi mengikuti MPLS Sekolah Angkasa. Seluruh petugas upacara berasal dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sekolah Angkasa, menunjukkan betapa siswa dilatih tangguh sejak dini.
Dengan mengusung tema:
“Sekolah Angkasa Siap Mewujudkan Pendidikan Beragam, Merata dan Berkualitas Menuju Sekolah Yang Ramah Anak, Unggul dan Berdaya Saing,”
MPLS ini dirancang untuk memberi pengalaman menyenangkan sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada para siswa di hari-hari pertama mereka di lingkungan baru.
Para peserta diperkenalkan pada kultur sekolah, tata tertib, program unggulan, serta diperkuat dengan edukasi nilai-nilai moral, etika, dan semangat kebersamaan. Tak hanya itu, sesi motivasi dan pengenalan kegiatan ekstrakurikuler juga menjadi bagian menarik dari rangkaian MPLS.
Melalui kegiatan ini, Sekolah Angkasa di bawah naungan Yasarini Lanud Husein Sastranegara berkomitmen mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan jiwa nasionalisme tinggi.
MPLS menjadi langkah awal yang penuh makna—mewujudkan cita-cita menjadikan siswa sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas, berdaya saing global, dan tetap membumi dengan nilai-nilai luhur kebangsaan.
(Lanud Husein Sastranegara)







