Jakarta – Pengurus Besar Pemuda Al-Irsyad menyampaikan ucapan selamat Milad ke-112 kepada seluruh keluarga besar Al-Irsyad Al-Islamiyyah.
Peringatan yang jatuh pada 6 September 2026 itu mengangkat tema “Menguatkan Kader, Membangun Peradaban.”
Momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang Al-Irsyad Al-Islamiyyah dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan kemanusiaan.
Ketua Umum Pengurus Besar Pemuda Al-Irsyad, Sami Muhamad, menilai perjalanan 112 tahun mencerminkan konsistensi organisasi dalam mencerdaskan umat.
Menurut Sami, perjalanan tersebut sekaligus menjadi pijakan generasi muda untuk meneruskan perjuangan para pendiri sesuai kebutuhan zaman.
“Selamat Milad ke-112 Al-Irsyad Al-Islamiyyah. Perjalanan panjang ini harus menjadi inspirasi bagi generasi muda,” ujar Sami Muhamad.
Ia menekankan pentingnya kader yang memiliki kekuatan ilmu, akhlak, integritas, serta kemampuan membaca tantangan zaman.
“Kader yang kuat, berilmu, berakhlak, dan berintegritas merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban,” katanya.
Kaderisasi Tak Sekadar Regenerasi
Sami menjelaskan, kaderisasi tidak sebatas menyiapkan regenerasi kepemimpinan organisasi.
Proses tersebut juga diarahkan untuk membentuk generasi dengan keteguhan akidah, keluasan ilmu, kematangan akhlak, dan kepedulian sosial.
Selain itu, kader perlu memiliki kesiapan untuk mengabdi kepada umat sekaligus memberikan kontribusi bagi bangsa.
Pandangan tersebut menempatkan kaderisasi sebagai salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan gerakan organisasi.
Karena itu, Pemuda Al-Irsyad mendorong kader muda mengambil peran lebih aktif melalui gagasan dan karya yang relevan.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Pemuda Al-Irsyad, Adis Munandar, juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh kader.
Menurut Adis, kesinambungan perjuangan organisasi membutuhkan keterlibatan kader dari berbagai tingkatan.
“Tema ‘Menguatkan Kader, Membangun Peradaban’ merupakan panggilan bagi seluruh kader Pemuda Al-Irsyad untuk terus belajar, bergerak, dan berkarya,” ujar Adis.
Ia mendorong pemuda menghadirkan kontribusi melalui gagasan, kegiatan, prestasi, dan program yang memberikan manfaat kepada masyarakat.
Dorong Kegiatan Positif dan Prestasi
Memasuki momentum Milad ke-112, Pengurus Besar Pemuda Al-Irsyad mengajak seluruh kader dan pengurus daerah turut menyemarakkan peringatan.
Ajakan tersebut mencakup pengurus Pemuda Al-Irsyad di tingkat wilayah, daerah, hingga cabang.
Peringatan Milad dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi umat dan masyarakat.
Kegiatan tersebut antara lain mencakup bidang keagamaan, pendidikan, sosial, olahraga, kebudayaan, dan pelayanan masyarakat.
Selain itu, pengembangan kapasitas kader menjadi bagian penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia organisasi.
Pemuda Al-Irsyad juga mendorong kader mempersembahkan prestasi terbaik dalam berbagai bidang.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi bentuk kontribusi generasi muda dalam meneruskan perjuangan Al-Irsyad Al-Islamiyyah.
Sami kembali mengajak kader menjadikan Milad sebagai momentum untuk memperkuat semangat bergerak dan berkarya.
“Mari kita meriahkan Milad ke-112 Al-Irsyad Al-Islamiyyah dengan kegiatan yang bermanfaat dan prestasi yang membanggakan,” kata Sami.
Ia berharap momentum tersebut memperlihatkan kesiapan kader Pemuda Al-Irsyad mengambil peran dalam membangun peradaban.
“Jadikan momentum ini sebagai bukti bahwa kader Pemuda Al-Irsyad siap bergerak, berkarya, dan mengambil peran dalam membangun peradaban,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kaderisasi berkelanjutan, Pemuda Al-Irsyad optimistis organisasi terus berkembang menghadapi dinamika zaman.
Gerakan dakwah dan pendidikan itu diharapkan tetap memberikan kontribusi bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.
Milad ke-112 menjadi momentum untuk memperkuat kader sekaligus memperluas kontribusi nyata organisasi di tengah masyarakat.
Semangat tersebut dirangkum dalam tema “Menguatkan Kader, Membangun Peradaban.”







