Jakarta Utara – Seorang pria berinisial WFM menjadi korban pembacokan oleh empat orang di Jalan Lagoa Sinar, Koja, Jakarta Utara.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 00.13 WIB saat korban sedang nongkrong bersama dua rekannya.
Situasi berubah ketika dua pria berboncengan sepeda motor menghampiri korban dan menanyakan keberadaan seseorang bernama Bay.
“Si Bay mana, Bay?” tanya salah seorang pelaku kepada korban.
WFM mengaku tidak mengenal ataupun mengetahui orang yang ditanyakan tersebut. Tak lama kemudian, dua orang lainnya datang bergabung.
Salah seorang dari kelompok tersebut kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam. Serangan itu membuat WFM mengalami sejumlah luka.
Korban mengalami luka bacok pada jari tangan kanan dan kiri serta bagian pinggang belakang. Warga kemudian mengevakuasinya ke RSUD Koja.
Polisi Telusuri Identitas Pelaku
Polsek Koja segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan terkait penyerangan tersebut. Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara.
Selain memeriksa lokasi, petugas meminta keterangan korban, kedua saksi, serta sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban maupun saksi mengaku tidak mengenali keempat orang yang diduga terlibat dalam penyerangan.
Karena itu, polisi masih mendalami identitas para pelaku serta motif di balik pembacokan tersebut. Penyelidikan juga diarahkan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.
Kanit Reskrim Polsek Koja AKP Hendri Hartanto mengatakan, petugas telah melakukan sejumlah langkah awal dalam penanganan perkara tersebut.
“Kami telah melakukan pengecekan TKP, memeriksa saksi, mengecek kondisi korban di RSUD Koja, serta menyarankan korban membuat laporan polisi,” ujar Hendri.
Menurut dia, perkara pembacokan tersebut masih berada dalam tahap penyelidikan. Polisi terus mengumpulkan keterangan dan informasi untuk mengungkap pelaku.
“Kasus pembacokan tersebut kini dalam proses penyelidikan,” ujar Hendri Hartanto.
Polisi masih menelusuri identitas empat orang tersebut. Motif penyerangan juga belum diketahui dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.







