BOGOR, MonitorIndo.com — Yayasan Salaka Nagara menggelar deklarasi dan tasyakuran pada Sabtu, 10 Oktober 2026, pukul 12.30 WIB, di Saung Banana, Desa Tapos I, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran yayasan untuk memperkuat kebersamaan, meneguhkan tanggung jawab sosial, serta membangun komitmen dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Acara tersebut menghadirkan pembina, penasihat, ketua umum, dan jajaran pengurus Yayasan Salaka Nagara.
Dalam pembukaan acara, Ketua Umum Yayasan Salaka Nagara menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar pembentukan kepengurusan, melainkan langkah awal untuk menjalankan tanggung jawab moral kepada masyarakat.
Ia menekankan pentingnya kepedulian, solidaritas, dan pelaksanaan berbagai kegiatan positif yang mampu memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
“Yayasan Salaka Nagara bukan hanya sekadar lembaga pembentukan kepengurusan, tetapi seluruh unsur pimpinan dan anggota memikul tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus menjadikan kejujuran, tanggung jawab, dan keterbukaan sebagai prinsip utama dalam menjalankan setiap program organisasi.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi modal penting bagi yayasan untuk berkembang dan menjalankan berbagai kegiatan sosial secara berkelanjutan.
Melalui deklarasi dan tasyakuran ini, Yayasan Salaka Nagara berharap seluruh pengurus dapat memperkuat sinergi, menjaga amanah, serta menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan semangat “Membangun Masa Depan Bersama,” Yayasan Salaka Nagara berkomitmen mendorong kepedulian sosial dan memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.







