Puluhan Anak di Bawah Umur Diamankan Polisi Saat Ikut Aksi Damai di Depan Mapolda Kalbar

Pontianak – Aksi damai jilid IV yang digelar Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Kalimantan Barat di halaman Mapolda Kalbar, Sabtu (30/8/2025), diwarnai insiden tak terduga. Puluhan anak di bawah umur ikut berada di tengah kerumunan massa dan terpaksa diamankan aparat kepolisian.

Dari pantauan di lapangan, mereka bukan hanya sekadar menyaksikan, tetapi ikut menyusup ke barisan demonstran. Ada yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, bahkan sebagian merupakan anak putus sekolah.

Situasi kian mengkhawatirkan setelah petugas mendapati sejumlah anak membawa benda berbahaya. Beberapa di antaranya kedapatan menyimpan botol berisi campuran air dan tanah, batu, hingga senjata tajam.

“Anak-anak tersebut langsung diamankan secara persuasif. Mereka diberi pengarahan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Orang tua juga dipanggil untuk diberikan pembinaan,” ujar seorang aparat kepolisian usai pengamanan.

Meski diwarnai kejadian itu, jalannya aksi tetap berlangsung kondusif hingga selesai. Demonstrasi ini digelar untuk menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah, terutama soal kenaikan tunjangan gaji DPR RI serta isu perpajakan.

Insiden penyusupan anak di bawah umur ini menjadi catatan serius bagi aparat maupun masyarakat. Selain berisiko memicu kericuhan, keterlibatan anak-anak dalam aksi massa juga mengkhawatirkan dari sisi keselamatan dan pendidikan mereka. (JN/98)