Polsek Metro Penjaringan Libatkan 100 Personel Perkuat Sabuk Kamtibmas

Jakarta Utara – Polsek Metro Penjaringan mengerahkan 100 personel dalam Apel Sabuk Kamtibmas untuk memperkuat kondusivitas wilayah, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan berlangsung pukul 16.00 WIB di halaman Mako Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, sebagai bagian program Jaga Jakarta.

Program tersebut mengusung gerakan Jaga Lingkungan dan Jaga Aturan melalui kolaborasi kepolisian dengan unsur potensi masyarakat (Potmas).

Sebanyak 100 peserta mengikuti apel, terdiri atas 30 personel Polri dan 70 anggota Potmas dari berbagai unsur masyarakat.

Komposisi Potmas meliputi 15 anggota Pokdarkamtibmas, 18 anggota FBR, 17 anggota BPPKB Banten, dan 20 pengemudi ojek online.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.I.K., M.A.P. memimpin langsung apel sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta.

Agta mengapresiasi keterlibatan personel Polri dan Potmas dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Penjaringan.

“Sabuk Kamtibmas ini tentunya bertujuan untuk menjaga dan menciptakan kondusivitas wilayah Polda Metro Jaya, khususnya di wilayah Penjaringan,” ujar Agta.

Menurut Agta, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan karena kondisi wilayah membutuhkan kewaspadaan bersama.

Polisi Ajak Masyarakat Jaga Situasi Tetap Kondusif

Dalam arahannya, Agta mengajak seluruh peserta mendoakan agar penyampaian aspirasi masyarakat di sekitar Gedung DPR RI berjalan aman, tertib, dan lancar.

Ia menilai penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu berlangsung dengan tetap menghormati keamanan serta ketertiban.

Karena itu, Agta meminta seluruh pihak menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polsek Metro Penjaringan memilih pendekatan humanis dalam kegiatan Sabuk Kamtibmas untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

“Kita yang ada di Penjaringan juga membuat kegiatan, tetapi dengan konsep yang lebih humanis,” jelas Agta.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui pembagian bantuan sosial dan layanan penggantian oli gratis bagi pengemudi ojek online.

Polsek Metro Penjaringan membagikan beras sebanyak lima kilogram kepada masyarakat dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Selain itu, petugas menyediakan layanan penggantian oli kendaraan secara gratis bagi anggota komunitas ojek online.

Kegiatan tersebut menjadi sarana kepolisian mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai unsur Potmas.

Unsur tersebut mencakup Pokdarkamtibmas, FBR, BPPKB Banten, serta komunitas ojek online yang mengikuti apel.

Antisipasi Keamanan Berlangsung Sejak Pagi

Agta memastikan jajaran Polsek Metro Penjaringan terus melakukan langkah antisipasi untuk menjaga keamanan wilayah.

Menurutnya, personel telah melakukan pemantauan sejak pagi untuk mengantisipasi perkembangan situasi yang dapat memengaruhi kondisi kamtibmas.

“Saya yakin Penjaringan ini aman. Dari pagi kita sudah melaksanakan kegiatan antisipasi,” ungkap Agta.

Ia mengatakan langkah antisipasi bahkan telah berlangsung selama dua malam sebelumnya untuk memperkuat kesiapsiagaan wilayah.

Upaya tersebut menunjukkan kepolisian tidak hanya mengandalkan pengamanan ketika situasi berkembang, tetapi juga menjalankan langkah pencegahan.

Setelah apel, kegiatan berlanjut dengan pembagian beras lima kilogram kepada masyarakat yang hadir.

Polsek Metro Penjaringan juga melanjutkan pelayanan penggantian oli gratis untuk kendaraan pengemudi ojek online.

Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut membuka ruang komunikasi langsung antara polisi dan unsur Potmas.

Agta mengajak peserta melanjutkan komunikasi secara informal setelah kegiatan untuk memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat.

“Terima kasih banyak atas kehadiran rekan-rekan semua. Setelah kegiatan ini, kita bisa bersama-sama ngopi dan berkomunikasi,” katanya.

Menurut Agta, komunikasi yang terjalin secara baik dapat membantu seluruh pihak memahami perkembangan situasi keamanan di wilayah Penjaringan.

Sinergi Polri dan Potmas Jadi Kekuatan Kamtibmas

Apel Sabuk Kamtibmas memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian menjaga keamanan lingkungan.

Kolaborasi tersebut juga mendukung program Jaga Jakarta melalui kepedulian terhadap lingkungan serta kepatuhan terhadap aturan.

Polsek Metro Penjaringan berharap sinergi dengan Potmas terus terpelihara melalui komunikasi dan kegiatan bersama.

Dengan keterlibatan masyarakat, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih awal melalui koordinasi antara warga dan aparat.

Pendekatan humanis juga membuka ruang bagi kepolisian untuk membangun kepercayaan sekaligus mendengar kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, masyarakat memiliki kesempatan berkontribusi menjaga lingkungan melalui kepedulian dan kewaspadaan bersama.

Melalui Apel Sabuk Kamtibmas, Polsek Metro Penjaringan menegaskan komitmennya menjaga wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif.

Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang sehingga keamanan Penjaringan dapat terjaga melalui kolaborasi antara Polri dan masyarakat.