Polsek Koja Libatkan 160 Potmas Perkuat Kamtibmas dan Jaga Jakarta

Jakarta – Polsek Koja melibatkan 160 personel Potensi Masyarakat (Potmas) untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Koja.

Kegiatan tersebut berlangsung melalui Apel Siaga Kamtibmas Pemberdayaan Potmas Sabuk Kamtibmas di halaman Polsek Koja, Jakarta Utara, Kamis (27/8/2026).

Apel yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu sekaligus mendukung program Jaga Jakarta melalui gerakan menjaga lingkungan dan menaati aturan.

Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto, S.H., M.H., memimpin apel tersebut bersama unsur TNI, pemerintah kecamatan, dan berbagai elemen masyarakat.

Peserta berjumlah 160 orang dari unsur TNI-Polri, FKDM, LMK, Karang Taruna, organisasi kemasyarakatan, pengemudi ojek online, serta Pokdarkamtibmas.

Kegiatan itu menekankan pentingnya kewaspadaan bersama menghadapi situasi keamanan Jakarta yang dinilai dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Andry mengatakan kondisi keamanan Jakarta secara umum masih kondusif, tetapi masyarakat perlu menjaga kesiapsiagaan untuk mengantisipasi perubahan situasi.

“Situasi saat ini masih baik-baik saja, tetapi kondisi sangat dinamis dan cepat berubah,” ujar Andry.

Karena itu, ia mengajak seluruh unsur masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya di wilayah hukum Polsek Koja.

Kapolsek Koja Dorong Kewaspadaan Bersama

Andry mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kehadiran orang yang tidak dikenal dan berpotensi mengganggu keamanan wilayah.

Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian dan TNI, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Kalau sewaktu-waktu ada panggilan untuk bersama-sama mengamankan wilayah, mari kita bergerak bersama,” kata Andry.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dapat membantu aparat mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Karena itu, ia mendorong seluruh unsur yang hadir mempertahankan komunikasi dan koordinasi ketika menghadapi perkembangan situasi di lingkungan masing-masing.

Apel tersebut turut dihadiri Wakapolsek Koja AKP Hartono, Danramil Koja Mayor Inf Edy Wunarso, serta Wakil Camat Koja Shalih Nopiansyar.

Jajaran Polsek Koja, Koramil, dan berbagai unsur masyarakat juga mengikuti kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolsek Koja.

Kehadiran lintas unsur tersebut memperlihatkan upaya membangun pola pengamanan yang melibatkan aparat sekaligus masyarakat.

Tiga Pilar dan Masyarakat Perkuat Sinergi

Wakil Camat Koja Shalih Nopiansyar mengapresiasi keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam apel siaga tersebut.

Menurut Shalih, kebersamaan antarelemen menjadi modal penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah Koja.

“Mari kita bersama-sama menjaga wilayah Koja agar aman dan nyaman serta tidak terjadi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Sementara itu, Danramil Koja Mayor Inf Edy Wunarso juga mengapresiasi partisipasi organisasi kemasyarakatan dan seluruh unsur masyarakat.

Ia menilai kolaborasi tiga pilar bersama masyarakat perlu terus diperkuat untuk menjaga situasi kamtibmas.

“Kita bersama-sama menjaga wilayah Koja agar aman. Saya bangga dengan ormas di wilayah Koja yang dapat bekerja sama,” tutur Edy.

Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi kekuatan sosial dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat wilayah.

Karena itu, unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, dan masyarakat perlu mempertahankan komunikasi ketika menghadapi potensi gangguan.

Sinergi tersebut juga dapat mempercepat koordinasi apabila muncul kondisi yang membutuhkan respons bersama.

Polsek Koja Berikan Bantuan Sembako

Selain menggelar apel, Polsek Koja memberikan bantuan sembako kepada unsur Potmas yang mengikuti kegiatan tersebut.

Polsek Koja memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Setelah apel berakhir, personel tetap bersiaga di Mapolsek Koja untuk memantau perkembangan situasi keamanan.

Pemantauan terutama mencermati dinamika kegiatan masyarakat yang dapat memengaruhi kondisi keamanan di wilayah Jakarta.

Langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan aparat setelah kegiatan apel selesai.

Melalui keterlibatan 160 personel Potmas, Polsek Koja mendorong masyarakat mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Kolaborasi tersebut juga mendukung program Jaga Jakarta melalui penguatan kepedulian terhadap lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan.

Dengan komunikasi yang terjaga, aparat dan masyarakat dapat mengidentifikasi potensi gangguan sekaligus menentukan langkah antisipasi secara lebih cepat.

Polsek Koja berharap sinergi tersebut terus berkembang sehingga masyarakat dan aparat dapat menjaga wilayah Koja tetap aman dan kondusif.