Menteri Kebudayaan Dukung Bawomataluo Menuju Warisan Dunia UNESCO

Nias Selatan, 28 Juli 2026 – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Prof. (H.N.) Dr. Fadli Zon, S.S., M.Sc. menyatakan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Nias Selatan mengusulkan Desa Bawomataluo sebagai Warisan Dunia UNESCO saat kunjungan kerja di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa, 28 Juli 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara ramah tamah yang digelar Pemerintah Kabupaten Nias Selatan di Baga Hotel, Kecamatan Luahagundre Maniamolo.

Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia bersama Wakil Bupati Ir. Yusuf Nakhe, S.T., M.T. menyambut langsung kunjungan Menteri Kebudayaan beserta rombongan.

Kunjungan kerja itu bertujuan memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pelestarian kebudayaan sekaligus mendorong pengakuan internasional terhadap warisan budaya Nias.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan menilai Desa Bawomataluo memiliki nilai sejarah, arsitektur, dan budaya yang layak memperoleh pengakuan dunia.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi memperkenalkan kekayaan budaya Nias kepada masyarakat nasional maupun internasional.

Bawomataluo Dinilai Layak Menjadi Warisan Dunia

Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan pemajuan kebudayaan merupakan amanat konstitusi yang wajib dijalankan seluruh elemen bangsa.

Ia merujuk Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan kewajiban negara memajukan kebudayaan nasional.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat kebijakan tersebut melalui Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Menurut Fadli Zon, pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan perkembangan zaman tanpa menghilangkan nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

“Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat memelihara dan mengembangkan nilai budayanya. Karena itu, budaya harus terus kita lestarikan,” ujar Fadli Zon.

Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang menjaga kelestarian budaya daerah.

Fadli Zon menilai Desa Bawomataluo memiliki nilai penting sebagai kawasan cagar budaya yang layak diperjuangkan menjadi Warisan Dunia UNESCO.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang menjaga warisan budaya Nias. Bawomataluo merupakan kekayaan budaya bangsa yang patut kita perjuangkan bersama menjadi Warisan Dunia UNESCO,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Fadli Zon juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-23 Kabupaten Nias Selatan.

Ia berharap Nias Selatan terus berkembang, memperkuat kebudayaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Pemkab Nias Selatan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

Wakil Bupati Nias Selatan Ir. Yusuf Nakhe menyampaikan kunjungan Menteri Kebudayaan menjadi kehormatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat memberikan dorongan besar terhadap upaya pelestarian budaya daerah.

“Kehadiran Bapak Menteri menjadi kebanggaan bagi kami dan seluruh masyarakat Kabupaten Nias Selatan. Kami berharap kunjungan ini semakin memperkuat perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian budaya daerah,” ujar Yusuf Nakhe.

Dalam kesempatan itu, Yusuf Nakhe juga mengundang Menteri Kebudayaan menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Nias Selatan.

Pemerintah daerah berharap kunjungan tersebut memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengembangan sektor kebudayaan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperluas promosi budaya Nias hingga tingkat nasional maupun internasional.

Acara ramah tamah turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran organisasi perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan berharap proses pengusulan Desa Bawomataluo menuju Warisan Dunia UNESCO memperoleh dukungan yang semakin kuat sekaligus memperkokoh posisi budaya Nias sebagai bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.