Bogor, Jawa Barat – SPN Polda Metro Jaya menyalurkan bantuan sembako dan pelayanan kesehatan kepada warga Kampung Sawah Asep, Desa Srogol, Kabupaten Bogor, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program SPN PMJ Peduli sekaligus sarana menanamkan kepedulian sosial kepada calon anggota Polri.
Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan bersama pejabat utama dan para pengasuh.
Perwakilan siswa Diktukba Polri Tahun Anggaran 2026 turut terlibat langsung dalam kegiatan sosial tersebut.
Para siswa berinteraksi dengan warga sekaligus membantu pelaksanaan pembagian paket sembako dan pelayanan kesehatan.
Kegiatan itu menunjukkan bahwa pendidikan calon anggota Polri tidak hanya berorientasi pada kemampuan fisik dan profesionalitas.
SPN Polda Metro Jaya juga mendorong siswa memahami kebutuhan masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar.
Tanamkan Nilai Tribrata dan Catur Prasetya
Kepala SPN Polda Metro Jaya Kombes Pol Abdul Waras mengatakan kegiatan tersebut menjadi implementasi nilai Tribrata dan Catur Prasetya.
“Kami ingin menanamkan sejak dini kepada para siswa bahwa menjadi Polisi bukan hanya kuat secara fisik,” ujar Abdul Waras.
Menurutnya, calon anggota Polri juga harus memiliki kepedulian dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Polri hadir untuk mengayomi dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Karena itu, SPN Polda Metro Jaya melibatkan siswa Diktukba agar mereka memahami langsung makna pelayanan kepada masyarakat.
Pendekatan tersebut memberikan pengalaman kepada siswa untuk berinteraksi dengan warga di luar lingkungan pendidikan kepolisian.
Selain itu, kegiatan sosial dapat menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk memahami pentingnya empati dalam menjalankan tugas kepolisian.
Warga Sambut Positif Kehadiran SPN
Warga Kampung Sawah Asep menyambut hangat kegiatan SPN PMJ Peduli yang berlangsung di lingkungan mereka.
Masyarakat mengapresiasi kehadiran personel SPN Polda Metro Jaya yang memberikan bantuan sekaligus pelayanan kesehatan.
Warga menilai kegiatan tersebut menunjukkan perhatian Polri terhadap kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar.
Keterlibatan siswa Diktukba juga mendapat perhatian karena calon anggota Polri dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, SPN Polda Metro Jaya berupaya membangun hubungan yang lebih dekat antara lembaga pendidikan Polri dan masyarakat.
Kegiatan itu sekaligus memperkenalkan pendekatan pelayanan yang menempatkan kepedulian sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter calon Bhayangkara.
Bagi para siswa, keterlibatan tersebut menjadi pengalaman untuk memahami bahwa tugas kepolisian tidak berhenti pada penegakan hukum.
Pelayanan, pengayoman, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.
SPN Polda Metro Jaya berharap kegiatan SPN PMJ Peduli dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui interaksi langsung tersebut, calon anggota Polri mendapat pengalaman untuk membangun komunikasi yang humanis dengan warga.
Pada saat yang sama, masyarakat memperoleh bantuan sembako dan pelayanan kesehatan sebagai bentuk kepedulian sosial SPN Polda Metro Jaya.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya SPN Polda Metro Jaya membentuk calon Bhayangkara yang tidak hanya tangguh, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.







