Ratusan Petani Tebu Sampaikan Aspirasi di Monas, 524 Polisi Disiagakan

Jakarta – Sekitar 500 petani tebu dari DPN APTRI menyampaikan aspirasi di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 524 personel untuk mengawal kegiatan sekaligus menjaga keamanan masyarakat di sekitar kawasan Monas.

Massa mulai berdatangan sejak pagi dan berkumpul terlebih dahulu di area Parkir IRTI Monas sebelum bergerak menuju lokasi aksi.

Sekitar pukul 09.17 WIB, peserta bergerak dari area parkir menuju Silang Selatan Monas untuk menyampaikan aspirasi secara bergantian.

Para petani membawa poster, spanduk, bendera organisasi, serta beberapa batang tebu sebagai simbol dalam penyampaian aspirasi.

Aspirasi mereka berkaitan dengan kondisi serta kebijakan yang berkembang di sektor pergulaan nasional.

Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis

Polres Metro Jakarta Pusat menyiapkan pengamanan sekaligus pelayanan agar penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib.

Pengamanan juga bertujuan menjaga aktivitas masyarakat lain yang berada dan beraktivitas di sekitar kawasan Monas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan 524 personel bersiaga selama kegiatan berlangsung.

“Personel kami gelar untuk memberikan pelayanan kepada peserta yang menyampaikan aspirasi sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Reynold.

Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif selama memberikan pelayanan kepada peserta aksi.

Pengamanan di lokasi dipimpin Kapolsek Metro Gambir AKBP Agus Ady Wijaya dengan penempatan personel secara proporsional.

Petugas menempati sejumlah titik strategis untuk memantau perkembangan kegiatan sekaligus membantu menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

Selain menjaga peserta aksi, personel turut memperhatikan kondisi lingkungan sekitar agar kegiatan tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya.

Peserta Diminta Hormati Pengguna Jalan

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengajak peserta menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib.

Ia juga meminta massa menghormati hak masyarakat lain yang tetap menjalankan aktivitas di sekitar kawasan Monas.

“Silakan menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai,” ujar Budi Hermanto.

“Kami mengajak seluruh peserta menjaga keamanan, menghormati pengguna jalan serta masyarakat lainnya, dan mengikuti arahan petugas,” lanjutnya.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan pendapat dan kepentingan masyarakat umum.

Polisi terus memantau situasi di sekitar Silang Selatan Monas selama peserta menyampaikan aspirasi.

Hingga perkembangan terakhir, kegiatan masih berlangsung dan situasi di sekitar lokasi terpantau aman serta terkendali.

Kepolisian tetap memberikan pelayanan dan pengamanan sampai seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Petugas juga menyesuaikan pengaturan lalu lintas secara situasional apabila perkembangan kondisi di lapangan membutuhkan rekayasa arus kendaraan.

Dengan pola pengamanan tersebut, kepolisian berupaya memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib tanpa mengabaikan keamanan masyarakat.

Pada saat yang sama, peserta aksi memiliki ruang untuk menyampaikan tuntutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepolisian mengedepankan komunikasi dan pendekatan persuasif agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif hingga selesai.