Bogor, 19 Juli 2026 – Indonesia Cycling Federation (ICF) Kota Bekasi meraih hasil membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mountain Bike Cross Country (XC) dan Downhill (DH) 2026. Atlet downhill Tsuraya Azwa Pambudi menyumbangkan medali emas nomor Women Junior sekaligus mengangkat optimisme kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Kejurnas berlangsung di kawasan Sentul dan Bukit Pancar, Kabupaten Bogor, pada 16 hingga 19 Juli 2026.
Ajang nasional tersebut menjadi tolok ukur kemampuan atlet sebelum bersaing pada Porprov Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.
Keberhasilan Tsuraya menjadi pencapaian penting bagi ICF Kota Bekasi dalam mengukur efektivitas program pembinaan atlet.
Prestasi itu sekaligus memperkuat keyakinan tim pelatih bahwa atlet Kota Bekasi mampu bersaing dengan para pesepeda terbaik dari berbagai daerah.
Ketua ICF Kota Bekasi, Muhammad Kurniawan, menyebut raihan emas tersebut lahir melalui latihan yang disiplin dan dukungan seluruh tim.
Menurutnya, Tsuraya tampil konsisten sejak sesi seeding hingga babak final tanpa melakukan kesalahan yang memengaruhi catatan waktunya.
“Tsuraya tampil luar biasa. Sejak babak seeding hingga final mampu menjaga catatan waktu terbaik dan tampil nyaris tanpa kesalahan. Ini menjadi kebanggaan bagi Kota Bekasi,” ujar Muhammad Kurniawan kepada awak media, Minggu (19/7/2026).
Kurniawan menilai hasil tersebut memberikan sinyal positif menjelang persaingan pada Porprov Jawa Barat 2026.
Ia meyakini atlet balap sepeda Kota Bekasi memiliki peluang besar bersaing memperebutkan medali di berbagai nomor pertandingan.
Evaluasi Terus Berjalan Menuju Porprov
Selain Tsuraya, ICF Kota Bekasi juga mencatat perkembangan positif dari sejumlah atlet lainnya selama Kejurnas berlangsung.
M. Kamil menunjukkan performa menjanjikan pada kategori Men Youth.
Sementara itu, Fariq Raditya memperlihatkan peningkatan kemampuan saat bersaing pada kelas Men Elite.
Kedua atlet tersebut dinilai berpeluang memberikan tambahan medali bagi Kota Bekasi pada Porprov Jawa Barat mendatang.
Kurniawan juga mengapresiasi dedikasi seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung yang menjaga semangat sepanjang kejuaraan nasional.
Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada Tim YTI yang terus mendampingi atlet downhill selama menjalani persiapan hingga pertandingan.
“Saya salut dengan kesungguhan para atlet Kota Bekasi di Kejurnas ini. Tim YTI yang mendukung atlet downhill Kota Bekasi juga sangat solid. Saya optimistis, insyaallah Kota Bekasi mampu menjadi juara umum cabang olahraga balap sepeda pada Porprov Jawa Barat nanti,” katanya.
Meski membawa pulang medali emas, ICF Kota Bekasi tidak ingin berpuas diri.
Sebaliknya, tim pelatih segera menyusun evaluasi menyeluruh terhadap performa setiap atlet.
Evaluasi tersebut mencakup aspek teknik, fisik, strategi, serta kesiapan mental menghadapi persaingan pada Porprov Jawa Barat.
“Kami masih memiliki waktu untuk melakukan evaluasi dan mempersiapkan atlet secara lebih serius, terukur, dan maksimal agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai,” ujar Kurniawan.
Sebagai tuan rumah Porprov Jawa Barat 2026, Kota Bekasi memasang target tinggi pada cabang olahraga balap sepeda.
ICF Kota Bekasi menargetkan raihan medali pada setiap nomor yang diikuti dari total 23 nomor pertandingan yang diperebutkan.
Raihan emas Tsuraya pada Kejurnas menjadi modal berharga untuk meningkatkan kepercayaan diri seluruh atlet menjelang pesta olahraga tingkat provinsi.
ICF Kota Bekasi berharap momentum tersebut mampu mendorong seluruh atlet mempertahankan performa terbaik sekaligus membuka peluang meraih gelar juara umum cabang olahraga balap sepeda pada Porprov Jawa Barat 2026.







