Tangerang – Rumah Muhamad Refi Nur Hidaya di Perumahan Pondok Makmur, Kota Tangerang, dibobol pencuri pada Minggu (23/8/2026).
Korban mengetahui kejadian tersebut setelah menemukan jendela kamar dalam kondisi rusak ketika memeriksa rumahnya.
Sejumlah barang milik korban juga hilang sehingga ia menduga pelaku masuk melalui jendela kamar yang mengalami kerusakan.
Korban kemudian melaporkan kasus tersebut kepada Polsek Jatiuwung untuk meminta kepolisian mengusut dugaan pencurian.
Polisi mencatat laporan korban dengan nomor LP/B/662/VIII/Res/2026/PMJ/RetroTng/Sek Jtu.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian dan mengidentifikasi terduga pelaku.
Petugas juga perlu mengumpulkan keterangan korban serta bukti pendukung untuk memperjelas cara pelaku memasuki rumah.
Selain itu, penyelidikan dapat membantu polisi menelusuri barang-barang yang korban laporkan hilang dari rumah tersebut.
Korban Berharap Pelaku Segera Terungkap
Muhamad Refi Nur Hidaya berharap kepolisian segera menemukan titik terang dalam kasus yang menimpa rumahnya.
Ia juga berharap penyidik dapat menemukan barang-barang yang hilang dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
“Saya berharap terduga pelaku segera tertangkap dan barang-barang yang hilang dapat diketahui keberadaannya.”
Laporan tersebut menjadi langkah hukum korban untuk meminta aparat menindaklanjuti dugaan pencurian yang terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.
Sementara itu, polisi masih mengembangkan penyelidikan berdasarkan informasi yang tersedia dari korban dan kondisi rumah.
Karena proses hukum masih berjalan, identitas terduga pelaku belum diketahui dan polisi belum menetapkan pihak tertentu sebagai tersangka.
Keterangan tersebut penting untuk menjaga proses penyelidikan tetap objektif serta menghindari kesimpulan sebelum aparat memperoleh bukti yang cukup.

Warga Diminta Perkuat Keamanan Lingkungan
Peristiwa tersebut juga menarik perhatian warga Perumahan Pondok Makmur karena menyangkut keamanan rumah di lingkungan permukiman.
Warga perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.
Selain memastikan pintu terkunci, penghuni juga perlu memeriksa kondisi jendela dan akses lain yang berpotensi menjadi jalur masuk.
Penguatan keamanan lingkungan juga dapat dilakukan melalui komunikasi antarwarga dan pengawasan bersama.
Sistem keamanan lingkungan yang aktif dapat membantu warga mendeteksi aktivitas mencurigakan sekaligus mempercepat penyampaian informasi kepada aparat.
Namun, masyarakat tetap perlu menghindari tindakan main hakim sendiri apabila menemukan orang yang mencurigakan.
Warga sebaiknya segera melaporkan informasi kepada kepolisian agar petugas dapat melakukan pemeriksaan sesuai prosedur hukum.
Kasus di Perumahan Pondok Makmur kini berada dalam penanganan Polsek Jatiuwung.
Polisi diharapkan segera mengungkap kronologi secara utuh, mengidentifikasi terduga pelaku, serta menelusuri barang-barang yang korban laporkan hilang.
Sementara itu, masyarakat dapat menjadikan kejadian tersebut sebagai pengingat untuk memperkuat pengamanan rumah dan lingkungan secara bersama-sama.







