Puncak Jaya, Papua Tengah – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 memperkuat pendekatan humanis melalui patroli jalan kaki di Distrik Muara, Puncak Jaya.
Personel melaksanakan patroli pada Minggu (23/8/2026) dengan menyusuri kawasan permukiman dan berinteraksi langsung bersama masyarakat.
Kegiatan tersebut bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara aparat dan warga.
Selama patroli, personel menyempatkan diri berbincang dengan masyarakat mengenai aktivitas sehari-hari dan kondisi keamanan lingkungan.
Selain berdialog, personel membagikan makanan kepada warga serta membantu masyarakat memetik cabai di kebun.
Interaksi tersebut menciptakan suasana patroli yang lebih santai sehingga masyarakat dapat berkomunikasi secara terbuka dengan personel.
Bangun Kepercayaan melalui Interaksi
Salah seorang warga Distrik Muara, Yuni, mengapresiasi kehadiran personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026.
Menurutnya, interaksi langsung tersebut membuat masyarakat merasa lebih dekat sekaligus mendapatkan rasa aman dari kehadiran aparat.
“Kami senang melihat bapak-bapak polisi datang dan berbicara dengan masyarakat. Kami merasa lebih dekat dan merasa aman,” ujar Yuni.
Yuni juga mengapresiasi kesediaan personel membantu aktivitas warga di kebun ketika melaksanakan patroli di wilayah tersebut.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Dr. Faizal Ramadhani mengatakan patroli masyarakat tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan.
Menurutnya, personel juga perlu mendengar langsung kondisi dan kebutuhan warga melalui komunikasi yang terbuka.
“Kehadiran personel di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan,” kata Faizal.
Karena itu, Satgas menerapkan pendekatan humanis agar masyarakat merasa nyaman ketika menyampaikan kondisi maupun persoalan di lingkungan mereka.
Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Pendekatan Humanis Jadi Prioritas
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga menegaskan pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas personel.
“Kami ingin masyarakat melihat kehadiran aparat sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang nyaman,” ujar Adarma.
Menurutnya, komunikasi sederhana seperti berbincang, membantu aktivitas warga, dan berbagi makanan dapat mempererat hubungan aparat dengan masyarakat.
Selain membangun kedekatan, pola tersebut juga membantu personel memahami kondisi sosial masyarakat secara langsung di lapangan.
Satgas menilai hubungan yang baik dengan masyarakat dapat memperkuat upaya menjaga keamanan melalui keterlibatan warga.
Karena itu, personel akan terus mengutamakan komunikasi, pencegahan, dan pendekatan persuasif dalam menjalankan tugas di wilayah Papua.
Selama patroli berlangsung, situasi keamanan Distrik Muara terpantau aman dan kondusif tanpa gangguan menonjol.
Aktivitas masyarakat juga berjalan normal selama personel melaksanakan patroli di kawasan tersebut.
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 selanjutnya akan mempertahankan patroli preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Puncak Jaya.
Selain itu, personel akan terus membuka ruang komunikasi agar masyarakat dapat menyampaikan informasi maupun kebutuhan secara langsung.
Melalui pendekatan tersebut, Satgas berharap kehadiran kepolisian semakin diterima masyarakat sebagai mitra dalam menjaga keamanan.
Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari strategi membangun rasa aman, memperkuat kepercayaan, dan menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat Papua.







