Jakarta, 27 Mei 2026 – Polsek Metro Penjaringan mengintensifkan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan di wilayah hukumnya.
Petugas memulai patroli pada pukul 23.20 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.
Kasubnit II Reskrim Polsek Metro Penjaringan, Yayan Heri Setyawan, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama 18 personel gabungan.
Tim menggunakan dua unit mobil dinas dan satu unit kendaraan operasional Resmob untuk mendukung mobilitas patroli di lapangan.
Petugas menyisir Jalan Muara Baru Raya, Rusun Muara Baru, kawasan Kertajaya, hingga turunan Tol Gedong Panjang.
Selain itu, patroli mobile menjangkau Pluit Selatan Raya, Waduk Pluit, Jembatan Tiga, Bandengan, hingga Pos Pantau Gedong Panjang.
Petugas memprioritaskan pengawasan di lokasi yang sering menjadi titik kumpul remaja dan jalur lintasan geng motor.
Mereka juga memantau area yang terindikasi menjadi lokasi peredaran minuman keras serta potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Dalam patroli stasioner di Jalan Pluit Selatan Raya, petugas mengamankan dua sepeda motor tanpa kelengkapan surat.
Kendaraan tersebut terdiri dari satu unit Honda Tiger bernomor polisi F 6471 JC dan satu unit Honda PCX bernomor polisi B 4292 SXD.
Langkah Preventif Tekan Kriminalitas
Kapolsek Metro Penjaringan, Agta Bhuwana Putra, menegaskan bahwa KRYD menjadi strategi utama menekan angka kriminalitas.
Ia menyatakan kehadiran polisi di lapangan memberikan efek pencegahan terhadap potensi kejahatan.
“Kami tidak memberi ruang bagi pelaku tawuran, geng motor, maupun pelaku kejahatan jalanan di wilayah ini,” ujar Agta.
Ia menegaskan patroli rutin menjadi langkah preventif sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, polisi harus hadir secara aktif untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan warga.
Petugas terus meningkatkan intensitas patroli pada jam rawan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan.
Selain itu, aparat mengedepankan pendekatan persuasif saat berinteraksi dengan masyarakat di lapangan.
Petugas juga mengimbau warga untuk segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
Kegiatan patroli berlangsung tertib dan terkendali karena koordinasi tim berjalan efektif.
Hingga patroli berakhir, seluruh titik rawan terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa gangguan berarti.
Polsek Metro Penjaringan memastikan kegiatan KRYD akan terus berlangsung secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas kamtibmas di Jakarta Utara.







