Polsek Koja Kerahkan 69 Personel Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Jakarta Utara – Polsek Koja mengerahkan 69 personel dalam patroli KRYD untuk mencegah tawuran, begal, geng motor, balap liar, dan kejahatan jalanan.

Patroli skala sedang tersebut berlangsung di wilayah Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Sabtu malam (5/9/2026) hingga Minggu dini hari.

Petugas memulai patroli sekitar pukul 23.00 WIB dan mengakhiri kegiatan pada pukul 02.00 WIB.

Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto memimpin apel sebelum mengerahkan personel ke sejumlah titik rawan Kamtibmas.

Sebanyak 69 personel mengikuti kegiatan tersebut dengan melibatkan unsur Polsek Koja, TNI, Satpol PP, Pokdarkamtibmas, dan Mitra TNI.

Petugas kemudian menjalankan patroli mobile dan stasioner dengan menyisir sejumlah ruas jalan dalam wilayah hukum Polsek Koja.

Rute patroli mencakup Jalan Bhayangkara, Jalan Cemara Ujung, Jalan Menteng, Jalan Dukuh, dan Jalan Kramat Jaya.

Petugas juga menyisir Jalan Raya Cilincing, Jalan Yos Sudarso, Jalan Sindang Raya, serta Jalan Inspeksi Kali Sunter.

Selanjutnya, patroli berlanjut ke Jalan Raya Plumpang Semper, Jalan Alur Laut, Jalan Walang, hingga kawasan Kompleks UKA.

Selain patroli bergerak, petugas menempatkan personel secara stasioner di Jalan Raya Kramat Jaya, Kelurahan Tugu Utara.

Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Di sejumlah lokasi, petugas memberikan imbauan kepada remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.

Petugas memberikan perhatian khusus terhadap lokasi yang berpotensi menjadi titik awal terjadinya tawuran antarkelompok.

Selain itu, personel memantau akses jalan yang berpotensi digunakan untuk balap liar maupun jalur pelaku kejahatan jalanan.

Langkah tersebut bertujuan mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi tindak pidana yang meresahkan masyarakat.

Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto meminta seluruh personel menjalankan tugas secara bertanggung jawab.

“Lakukan tugas dengan penuh tanggung jawab. Tetap tegas dan humanis kepada masyarakat,” tegas Andry Suharto.

Ia menekankan patroli KRYD sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

“Tujuannya memberikan rasa aman kepada warga serta mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Koja,” ujarnya.

Menurut Polsek Koja, kegiatan tersebut juga mendukung upaya menekan angka kejahatan atau crime total.

Fokus utama mencakup kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu keamanan serta kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas.

Setelah menyelesaikan penyisiran, personel kembali menempati sejumlah strong point yang telah ditentukan.

Penempatan tersebut memungkinkan petugas melanjutkan pemantauan situasi sekaligus menjaga kehadiran aparat pada titik yang dinilai membutuhkan pengawasan.

Di sisi lain, keterlibatan TNI, Satpol PP, Pokdarkamtibmas, dan Mitra TNI memperkuat pola pengamanan secara terpadu.

Kolaborasi tersebut membantu memperluas jangkauan pemantauan sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat dan masyarakat.

Patroli KRYD juga menjadi bagian dari strategi pencegahan dengan mengutamakan kehadiran petugas pada waktu dan lokasi rawan.

Melalui patroli berkala, Polsek Koja berupaya mencegah potensi gangguan Kamtibmas sejak dini.

Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih tertib bagi masyarakat.

Dengan pengawasan berkelanjutan dan sinergi lintas unsur, Polsek Koja terus menjaga keamanan wilayah hukum dari berbagai potensi gangguan.