Polsek Kelapa Gading Kerahkan 29 Personel Cegah Tawuran dan Kejahatan Jalanan

Jakarta Utara – Polsek Kelapa Gading mengerahkan 29 personel gabungan melalui KRYD untuk mencegah tawuran dan kejahatan jalanan, Sabtu (19/9/2026).

Patroli berlangsung hingga Minggu dini hari (20/9/2026) di wilayah hukum Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Petugas mengawali kegiatan dengan apel pukul 23.00 WIB di halaman Polsek Kelapa Gading, Jalan Raya Kelapa Nias Blok NI/1 No.14.

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Dr. Girinda Wardana A.R. memimpin apel bersama Pawas Kapolsubsektor Kelapa Gading Barat Iptu Wilson.

Sebanyak 29 personel mengikuti kegiatan tersebut dengan komposisi 24 personel Polsek Kelapa Gading, dua Koramil/Mitra 06 Kelapa Gading.

Selain itu, dua personel Satpol PP Kelapa Gading dan satu personel Pokdarkamtibmas turut memperkuat patroli malam tersebut.

Sejumlah perwira turut bergabung, antara lain Kanit Intelkam AKP Ali Asrol Sigalingging dan Kanit Samapta Iptu Aris.

Kapolsubsektor Kelapa Gading Timur Aiptu Heru Cahyono serta Kasi Humas Aiptu Anton Pramono juga mengikuti kegiatan tersebut.

Patroli Antisipasi Tawuran

Dalam arahannya, pimpinan apel meminta personel mengutamakan patroli mobile untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam Minggu.

Petugas menyusuri sejumlah titik dan jalur yang membutuhkan perhatian, terutama lokasi yang berpotensi memunculkan gangguan keamanan.

Mereka mengantisipasi tawuran, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan kekerasan, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan.

“Setelah apel ini kita melaksanakan patroli mobile lingkar wilayah yang sudah rutin kita laksanakan setiap malam Minggu,” ujar pimpinan apel.

Menurutnya, situasi Kelapa Gading secara umum relatif aman dan kondusif. Namun, petugas tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan.

Perhatian khusus tertuju pada kelompok atau perlintasan massa yang berpotensi memicu tawuran di wilayah tersebut.

“Walaupun wilayah kita relatif aman dari tawuran dan hanya perlintasannya saja, tetap kita laksanakan patroli mobile,” tegasnya.

Patroli tersebut sekaligus bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat Kelapa Gading yang masih beraktivitas hingga larut malam.

Karena itu, personel menjalankan patroli secara mobile untuk memantau perkembangan situasi pada sejumlah jalur yang telah ditentukan.

Kedepankan Pendekatan Humanis

Pimpinan apel meminta setiap personel mengikuti rute patroli sesuai arahan Pawas selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, seluruh petugas wajib berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) ketika menjalankan tugas di lapangan.

“Laksanakan sesuai SOP yang berlaku. Jangan arogan, tetap humanis namun tegas,” pesannya.

Arahan tersebut menekankan keseimbangan antara ketegasan aparat dan pendekatan humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Dengan pendekatan itu, petugas dapat menjaga keamanan sekaligus menghindari tindakan yang tidak sesuai prosedur.

Setelah apel berakhir sekitar pukul 23.10 WIB, seluruh personel langsung bergerak menyusuri wilayah hukum Polsek Kelapa Gading.

Mereka menjalankan patroli mobile sesuai rute untuk memantau kondisi lingkungan dan mengantisipasi potensi gangguan.

Pengamanan Berlanjut hingga Dini Hari

Patroli KRYD berlanjut hingga Minggu dini hari, 20 September 2026, dengan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Polsek Kelapa Gading menghadapi potensi gangguan keamanan pada jam rawan.

Selain tawuran, petugas juga mengantisipasi curanmor, curas, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya.

Kehadiran personel pada sejumlah titik diharapkan mempersempit ruang bagi pelaku kejahatan menjalankan aksinya.

Pada saat yang sama, patroli membuka ruang komunikasi antara aparat dan masyarakat mengenai perkembangan keamanan lingkungan.

Sinergi polisi, TNI, Satpol PP, dan Pokdarkamtibmas turut memperkuat pengawasan wilayah selama malam Minggu.

Melalui KRYD, Polsek Kelapa Gading terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan hingga memasuki waktu dini hari.

Langkah tersebut juga menjadi upaya menjaga aktivitas masyarakat tetap berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.