Jakarta Utara – Suasana khidmat menyelimuti Gereja Katolik St. Yohanes Bosco, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Kamis pagi (29/5/2025). Di tengah ratusan umat yang khusyuk merayakan Hari Kenaikan Isa Almasih, tampak kehadiran yang tak biasa: Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol H. Ahmad Fuady, S.H., S.I.K., M.H., datang langsung meninjau pengamanan ibadah.
Kunjungan Kapolres yang dimulai pukul 10.25 WIB itu menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjamin rasa aman seluruh umat beragama. Didampingi jajaran utama Polres Metro Jakut, seperti Wakapolres AKBP James H. Hutajulu, Kabag Ops AKBP Rudy Hermawan, dan Kasat Intelkam Kompol Timur Tri Prasetyo, Kapolres disambut hangat oleh Pastor Kepala Paroki, Yosep Suban Ola, SDB, serta pengurus gereja lainnya.
“Ibadah memang rutinitas, tapi keamanan tidak boleh rutinitas. Kita harus terus waspada agar umat bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Kapolres dalam arahannya.
Ia juga mengimbau agar keamanan internal gereja aktif memperhatikan situasi di sekitar, terutama jika ada orang asing yang mencurigakan.
Pastor Yosep menyampaikan apresiasinya atas perhatian dari kepolisian. Ia menilai kehadiran aparat dalam momen keagamaan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan antarumat.
“Kami sangat berterima kasih. Ini bukan sekadar kunjungan formal, tapi bentuk nyata kasih dan kepedulian,” ucapnya.
Setelah berbincang dan memberi arahan, Kapolres dan rombongan berfoto bersama di depan gereja, menandai sinergi yang terus terjaga antara aparat keamanan dan masyarakat.
Kombes Ahmad Fuady meninggalkan lokasi sekitar pukul 10.52 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan.
Perayaan Kenaikan Isa Almasih tahun ini di Jakarta Utara berlangsung lancar, berkat pendekatan preventif dan humanis dari jajaran Polres Metro Jakarta Utara. Tidak hanya mengamankan, mereka juga hadir untuk menyapa, mendengar, dan memastikan semua umat bisa menjalankan ibadah tanpa rasa khawatir.
Dalam momen keagamaan ini, Polri menunjukkan jati dirinya bukan sekadar penjaga hukum, tapi juga pengayom yang hadir di hati masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Utara)







