Kodaeral IX Dukung Penuh Gerakan Pangan Murah Serentak di Ambon

Ambon – Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX memberikan dukungan penuh pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di seluruh Indonesia.

Dankodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., yang diwakili oleh Aster Kodaeral IX Ambon, Letkol Laut (PM) Dodi, S.H., M.H., mengikuti kegiatan GPM melalui video conference yang dipusatkan di Yayasan Al-Ikhlas, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (30/8/2025).

GPM yang diinisiasi oleh Perum Bulog ini digelar di 9.111 titik se-Indonesia dengan target distribusi hingga 58 ton beras dan kebutuhan pokok lainnya. Di Ambon, Kodaeral IX turut berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Ambon serta melibatkan TNI-Polri untuk memastikan kelancaran distribusi dan keamanan di lapangan.

Selain beras SPHP, masyarakat juga bisa mendapatkan minyak goreng, gula pasir, hingga bahan pangan strategis lainnya dengan harga terjangkau. Kehadiran GPM ini disambut antusias warga karena tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, tetapi juga menambah semarak perayaan kemerdekaan.

“Gerakan ini merupakan wujud nyata komitmen Bulog untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus stabilisasi harga pangan di masyarakat. Kami ingin memastikan inflasi daerah tetap terkendali, terutama menjelang momen penting HUT ke-80 RI,” ujar Direktur Utama Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizaldi Ramdhani dalam laporannya.

Kegiatan GPM dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, didampingi Menteri Perdagangan Dr. Budi Santoso, serta Menteri Pertanian Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman. Acara juga diisi dengan dialog interaktif dan penyerahan sembako secara simbolis kepada masyarakat.

Di Ambon, kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Maluku, antara lain Gubernur Maluku Hendrik Lewerisa, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Kapolda Maluku Irjen Pol Prof. Dr. Dadang Hartanto, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Kabinda Maluku Marsma TNI Drs. R. Harys Soeryo Mahendra, serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan pemerintah daerah lainnya.

Dengan sinergi lintas sektor, GPM diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menghadirkan keceriaan bagi masyarakat di momentum kemerdekaan.

(Dispen Kodaeral IX)