Kebakaran Lima Hektare Lahan Kosong di Cilincing, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jakarta – Kebakaran melanda lahan kosong seluas sekitar lima hektare di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu, 29 Agustus 2026.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kebakaran yang terjadi pada Sabtu siang tersebut.

Api membakar lahan kosong milik PT Citra Inti Tama Persada di Jalan Inspeksi Kirana, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing.

Petugas keamanan pertama kali mengetahui kebakaran sekitar pukul 11.30 WIB ketika menjalankan patroli di sekitar lokasi.

Saksi melihat kepulan asap muncul dari area yang dipenuhi rumput serta pepohonan kering.

Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar karena kondisi vegetasi kering serta tiupan angin yang cukup kencang.

Saksi sempat mencoba memadamkan api menggunakan air, tetapi upaya tersebut tidak mampu menghentikan penyebaran api.

Karena kondisi semakin membesar, saksi kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Rorotan untuk meminta bantuan penanganan.

13 Mobil Pemadam Dikerahkan

Polisi bersama petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran tersebut.

Sebanyak 13 unit mobil pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 12.14 WIB untuk melakukan penanganan.

Petugas langsung mengarahkan upaya pemadaman ke sejumlah titik api agar kebakaran tidak semakin meluas.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, petugas berhasil mengendalikan api sekitar pukul 14.30 WIB.

Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali menyala.

Berdasarkan pendataan sementara, kebakaran menghanguskan area dengan luas sekitar lima hektare.

Meski area terdampak cukup luas, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

Kondisi itu membuat penanganan selanjutnya berfokus pada pemeriksaan lokasi dan pengungkapan penyebab kebakaran.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi,” ujar Bobi.

Polisi telah meminta keterangan dari saksi untuk mengumpulkan informasi mengenai awal munculnya api.

Selain itu, kepolisian berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dalam mendukung proses penanganan dan penyelidikan.

Hingga proses penyelidikan berlangsung, polisi belum menyimpulkan sumber maupun penyebab pasti kebakaran.

Sikap tersebut penting untuk memastikan kesimpulan mengenai penyebab kebakaran berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan yang terverifikasi.

Di sisi lain, Polsek Cilincing mengingatkan masyarakat serta pihak keamanan perusahaan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Imbauan tersebut terutama menyasar kawasan dengan rumput, pepohonan, serta material kering yang mudah terbakar.

Polisi juga mengarahkan Bhabinkamtibmas, Kapospol, dan Polisi RW untuk melakukan sosialisasi langsung kepada warga serta perusahaan.

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai potensi sumber api di lingkungan sekitar.

Masyarakat juga diminta memperhatikan penggunaan kompor gas dan memastikan instalasi listrik berada dalam kondisi aman.

Selain itu, warga perlu menghindari penumpukan sampah atau material mudah terbakar yang dapat memperbesar risiko kebakaran.

Polisi berharap kewaspadaan masyarakat dapat mencegah kejadian serupa, terutama ketika kondisi lingkungan mengalami kekeringan.

Dengan penanganan cepat petugas dan peningkatan kewaspadaan warga, potensi kebakaran di kawasan rawan diharapkan dapat ditekan.