Jakarta Barat – Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengintensifkan patroli dini hari dengan menyasar sejumlah titik rawan di Jakarta Barat, Senin (31/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan wilayah tetap terjaga sekaligus menekan potensi gangguan kamtibmas pada jam-jam rawan.
Patroli yang berlangsung sejak pukul 01.00 WIB ini dipimpin Aipda Agus dengan diawali apel kesiapan.
Selanjutnya, personel langsung bergerak cepat menyisir sejumlah wilayah strategis, termasuk Palmerah, Slipi, Kemanggisan, Kebun Jeruk, hingga Tambora.
Tim menempatkan fokus pada area permukiman, jalur lalu lintas sepi, serta titik yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
Di Palmerah, personel melakukan koordinasi dengan KSPKT Polsek setempat guna menyinkronkan informasi situasi lapangan. Setelah itu, tim bergerak ke kawasan Slipi dan
Kemanggisan untuk melakukan sambang ke Pos Terpadu RW 05. Di lokasi tersebut, petugas aktif berdialog dengan warga guna menggali informasi sekaligus memberikan imbauan terkait kewaspadaan lingkungan.
Selanjutnya, patroli berlanjut ke wilayah Kebun Jeruk. Personel kembali memperkuat koordinasi dengan jajaran Polsek Metro Kebun Jeruk sebagai bagian dari penguatan sinergi antarunit.
Tidak berhenti di situ, tim juga bergerak ke Tambora dan melakukan komunikasi langsung dengan Pawas Polsek Metro Tambora untuk memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
Selain patroli sambang, personel juga melaksanakan patroli mandiri di sejumlah ruas jalan dan kawasan yang dinilai rawan.
Mereka memantau situasi secara menyeluruh, termasuk aktivitas masyarakat pada dini hari.
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan gangguan menonjol, dan situasi di seluruh titik terpantau aman serta terkendali.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Henik Maryanto, menegaskan bahwa patroli dini hari merupakan strategi preventif untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Ia menekankan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas.
Menurutnya, waktu dini hari menjadi salah satu periode paling rawan karena aktivitas masyarakat menurun, sehingga potensi gangguan keamanan meningkat.
Oleh karena itu, pihaknya mengerahkan personel secara terukur dan terarah agar mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Di sisi lain, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Warga diminta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan melalui layanan darurat 110 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
Melalui patroli yang berkesinambungan dan koordinasi lintas wilayah, Brimob Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan Jakarta Barat.
Upaya ini diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.







