Cecep Fajar dan Karjito Lolos Verifikasi Muscab Hiswana Migas Bogor

Bogor – Steering Committee (SC) Musyawarah Cabang (Muscab) VII Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Bogor menetapkan Cecep Fajar dan Karjito sebagai bakal calon Ketua DPC Hiswana Migas Bogor periode 2026–2030. Penetapan berlangsung setelah panitia menuntaskan seluruh tahapan pendaftaran, verifikasi, dan validasi administrasi.

Ketua Steering Committee Muscab VII, Untung Kurniadi, menyampaikan penetapan tersebut menandai berakhirnya proses administrasi sebelum pelaksanaan Muscab VII.

Untung didampingi Sekretaris DPC Hiswana Migas Bogor, Hakkana, menjelaskan panitia membuka pendaftaran bakal calon pada 15 Juli 2026.

Panitia kemudian menutup pendaftaran pada 22 Juli 2026. Selanjutnya, panitia memberikan kesempatan melengkapi dokumen administrasi hingga 25 Juli 2026.

Panitia memeriksa seluruh dokumen sesuai ketentuan organisasi. Hasil pemeriksaan menyatakan kedua bakal calon memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku.

“Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi, Cecep Fajar dan Karjito memenuhi seluruh persyaratan administrasi sebagai bakal calon Ketua DPC Hiswana Migas Bogor periode 2026–2030,” kata Untung Kurniadi.

Penetapan tersebut membuka jalan bagi kedua bakal calon mengikuti tahapan berikutnya dalam Musyawarah Cabang VII.

Muscab VII Hiswana Migas DPC Bogor dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026, di ICC Botani Square, Kota Bogor.

Forum tersebut akan menetapkan kedua bakal calon sebagai calon ketua sebelum peserta yang memiliki hak suara menentukan pilihan melalui mekanisme organisasi.

Dua Kandidat Miliki Rekam Jejak Organisasi

Cecep Fajar maju sebagai petahana setelah memimpin DPC Hiswana Migas Bogor selama periode 2022–2026.

Selama masa kepemimpinannya, Cecep menjalankan berbagai program organisasi bersama anggota dan pengurus DPC Hiswana Migas Bogor.

Sementara itu, Karjito membawa pengalaman panjang dalam organisasi Hiswana Migas di tingkat daerah.

Karjito pernah memimpin DPC Hiswana Migas Bekasi pada periode 2018–2022.

Sebelumnya, Karjito juga aktif sebagai pengurus DPC Hiswana Migas Bogor pada periode 2010–2014.

Latar belakang tersebut memberikan alternatif kepemimpinan bagi anggota dalam menentukan arah organisasi untuk empat tahun mendatang.

Untung menegaskan panitia menjalankan seluruh proses seleksi secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan organisasi.

“Seluruh tahapan kami laksanakan sesuai aturan organisasi. Karena itu, kedua bakal calon berhak mengikuti proses pemilihan dalam Muscab VII,” tegas Untung.

Panitia Ajak Anggota Sukseskan Muscab

Panitia mengajak seluruh anggota DPC Hiswana Migas Bogor menghadiri Muscab VII sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat cabang.

Kehadiran anggota dinilai penting untuk memperkuat legitimasi hasil pemilihan sekaligus menjaga proses demokrasi organisasi.

Panitia mewajibkan setiap peserta yang memiliki hak suara membawa Kartu Tanda Anggota Digital yang dicetak melalui portal HAI Hiswana Migas.

Selain itu, peserta harus telah melunasi iuran keanggotaan hingga 31 Mei 2026 sesuai ketentuan organisasi.

Panitia juga memberikan kesempatan kepada anggota yang berhalangan hadir untuk menggunakan hak suaranya melalui mekanisme surat kuasa.

Penerima kuasa wajib membawa Kartu Tanda Anggota pemberi kuasa beserta surat kuasa sesuai ketentuan organisasi yang berlaku.

Panitia berharap seluruh tahapan Muscab VII berlangsung tertib, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat peran Hiswana Migas DPC Bogor.

Melalui Muscab VII, anggota akan menentukan nahkoda organisasi periode 2026–2030 yang diharapkan mampu memperkuat sinergi antarpelaku usaha migas, meningkatkan pelayanan kepada anggota, serta mendorong kontribusi nyata Hiswana Migas bagi pembangunan sektor energi di wilayah Bogor.