Bekasi Resmikan Serah Terima Aset Tirta Bhagasasi

Kota Bekasi, 20 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi menandatangani berita acara serah terima aset serta wilayah operasional Perumda Tirta Bhagasasi Cabang Kota (Poncol) dan Cabang Pondok Ungu kepada Perumda Tirta Patriot. Penandatanganan berlangsung di Pendopo Wali Kota Bekasi, Senin (20/7/2026), sebagai langkah memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Penandatanganan mengakhiri proses panjang yang telah berlangsung selama beberapa periode kepemimpinan daerah.

Pemerintah kedua daerah menyepakati pemisahan aset untuk memperjelas pengelolaan dan memperkuat tata kelola perusahaan daerah.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyebut kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting bagi peningkatan pelayanan publik.

Menurutnya, pemisahan aset akan menghilangkan berbagai kendala administrasi yang selama ini menghambat pengelolaan.

Ia menegaskan kedua pemerintah daerah memiliki visi yang sama dalam meningkatkan kualitas pelayanan air minum.

“Ini momentum bagi kita bersama, komitmen bersama. Hari ini kita punya pemikiran yang sama,” ujar Tri Adhianto.

Tri berharap proses transisi berjalan lancar sehingga masyarakat segera merasakan peningkatan kualitas pelayanan.

Ia juga menilai kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan pengelolaan perusahaan daerah.

Serah Terima Fokus Tingkatkan Pelayanan Air Bersih

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menegaskan keputusan tersebut berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurutnya, proses serah terima memerlukan pembahasan panjang yang melibatkan beberapa kepala daerah.

Kesepakatan akhirnya terwujud melalui komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota Bekasi.

“Banyak tahapan dari beberapa kepala daerah, dan terealisasi hari ini antara saya dan Pak Tri Adhianto,” kata Asep Surya Atmaja.

Direktur Utama Perumda Tirta Patriot Ali Imam Faryadi atau Aweng menyatakan perusahaan segera mempersiapkan integrasi dua cabang yang diterima.

Ia menegaskan proses tersebut tidak hanya berkaitan dengan perpindahan aset fisik.

Perusahaan juga akan menyesuaikan sistem operasional, sumber daya manusia, dan manajemen pelayanan.

“Karena menerima dua cabang ini bukan benda mati, tetapi banyak hal yang harus kami tingkatkan agar sesuai dengan manajemen Perumda Tirta Patriot,” ujar Aweng.

Perumda Tirta Patriot menargetkan proses penyesuaian berlangsung dalam satu hingga dua bulan.

Selama masa transisi, perusahaan tetap memprioritaskan kelancaran distribusi air kepada pelanggan.

Selain itu, Perumda Tirta Patriot menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau.

Aweng optimistis masyarakat tetap memperoleh pasokan air dengan kondisi yang lebih baik dibandingkan musim kemarau tahun 2023.

Proses serah terima aset tersebut diharapkan memperkuat tata kelola perusahaan daerah sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan.

Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap sinergi yang telah terbangun mampu menghadirkan layanan air bersih yang lebih berkualitas, berkelanjutan, serta menjangkau kebutuhan masyarakat secara optimal di wilayah Kota Bekasi.