Jakarta, Monitorindo.com — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumatera Utara yang akan digelar tahun 2025, nama Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. Hendri Yanto Sitorus, SE, MM, atau yang akrab disapa Bang HYS, semakin menguat sebagai kandidat kuat Ketua DPD Partai Golkar Sumut.
Dukungan terhadap Bang HYS datang dari berbagai kalangan, termasuk tokoh muda dan pemerhati sosial-politik, Nasky Putra Tandjung. Alumni Indef School of Political Economy Jakarta ini menilai sosok Bang HYS sebagai representasi nyata dari kebangkitan kepemimpinan politik kaum muda di Sumatera Utara.
“Sebagai bagian dari elemen civil society, saya mendukung penuh Bang HYS. Beliau adalah pemimpin muda yang progresif, energik, dan visioner. Sosok seperti ini sangat dibutuhkan oleh partai politik, khususnya Partai Golkar, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks,” kata Nasky kepada Monitorindo, Jumat (30/5/2025), di Jakarta.
Menurutnya, Indonesia akan menghadapi puncak bonus demografi pada tahun 2030, di mana penduduk usia produktif akan mendominasi struktur penduduk nasional. Hal ini membuka peluang besar bagi munculnya pemimpin-pemimpin muda yang progresif dan inovatif.
“Sayangnya, sistem politik kita masih kerap menutup ruang strategis bagi anak muda. Padahal, pemimpin muda bukan hanya sekadar simbol atau jargon kampanye. Mereka adalah motor perubahan yang mampu membawa gebrakan baru di tubuh partai maupun pemerintahan,” jelas Nasky.
Ia mencontohkan, Bang HYS merupakan salah satu bupati termuda di Sumut yang berhasil menjabat dua periode dengan rekam jejak positif. Di bawah kepemimpinannya, Kabupaten Labura mencatat sejumlah kemajuan, mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi rakyat.
Nasky mengingatkan, partai politik tidak boleh lagi menjadikan generasi muda hanya sebagai pendulang suara. Mereka harus diberikan peran nyata dalam pengambilan keputusan dan kepemimpinan.
“Sudah waktunya anak muda naik ke panggung utama politik nasional dan daerah. Kita tidak bisa selamanya bergantung pada generasi lama. Lihat bagaimana Macron di Prancis, memimpin negara besar di usia muda. Hal itu juga bisa terjadi di Indonesia jika ekosistem politiknya memberi ruang,” tegasnya.
Menurut Nasky, kepemimpinan Bang HYS di Labura adalah bukti nyata kemampuan generasi muda untuk membawa perubahan. “Ia terbukti mampu memimpin dengan integritas dan prestasi. Ini modal penting untuk menata Golkar Sumut ke depan agar lebih kuat dan relevan dengan aspirasi generasi baru,” ujarnya.
Nasky mengajak seluruh pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara untuk bersatu mendukung figur muda berprestasi seperti Bang HYS dalam Musda XI nanti.
“Kalau partai ingin tetap relevan, maka regenerasi adalah keniscayaan. Bang HYS memiliki kapasitas, pengalaman, dan energi untuk membawa Golkar Sumut menjadi lebih progresif dan merakyat,” tutupnya. (ADS)







