Jakarta – Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yonky Dilatha memimpin pelayanan pagi untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus mengantisipasi kriminalitas, Senin, 26 Oktober 2026.
Sejak pukul 06.00 WIB, personel kepolisian berjaga di lampu lalu lintas depan Mako Polres Metro Jakarta Utara dan depan SMP Negeri 30 Jakarta.
Langkah tersebut menyasar kelancaran perjalanan masyarakat, terutama pengguna jalan dan pelajar yang memulai aktivitas pada pagi hari.
Selain mengatur kendaraan, petugas meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.
Polisi secara khusus mengantisipasi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, serta pencurian kendaraan bermotor yang dikenal sebagai 3C.
Kegiatan ini menggabungkan pelayanan lalu lintas dengan langkah pencegahan kejahatan di tengah meningkatnya mobilitas warga pada awal pekan.
Rohman turun langsung bersama sejumlah personel untuk memastikan pelayanan kepolisian menjangkau titik-titik yang membutuhkan pengaturan dan pengawasan.
Pengaturan Lalu Lintas Beriringan dengan Pencegahan Kriminalitas
Dalam pelaksanaan kegiatan, Rohman didampingi Kompol Widodo, S.Sos., selaku Ps. Kasat Binmas, beserta anggota Sat Binmas.
Turut bergabung Kompol I Gede Ngurah S., S.H., M.H., selaku Kasi Propam, serta Ipda Agus Budiyana selaku Ps. Kanit Provos.
Kehadiran personel di sekitar persimpangan dan lingkungan sekolah mendukung upaya menjaga ketertiban ketika arus kendaraan dan aktivitas warga mulai meningkat.
Pada saat yang sama, pengawasan lingkungan membantu petugas mengantisipasi peluang terjadinya tindak kriminalitas.
Meski demikian, informasi kegiatan tidak merinci jumlah personel, kondisi volume kendaraan, ataupun jumlah pelanggaran dan tindak kriminalitas yang ditemukan selama pelayanan berlangsung.
Karena itu, kegiatan tersebut dapat dipahami sebagai langkah pelayanan dan pencegahan, bukan bukti bahwa seluruh potensi kemacetan maupun kejahatan telah teratasi.
Rohman menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas pagi merupakan bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat memulai aktivitas dengan aman dan nyaman, arus lalu lintas berjalan lancar, serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diantisipasi sejak dini,” kata Rohman.
Pernyataan itu menempatkan keselamatan pengguna jalan dan pencegahan gangguan kamtibmas sebagai dua sasaran utama pelayanan pagi.
Dengan demikian, petugas tidak hanya berfokus pada pergerakan kendaraan, tetapi juga memperhatikan keamanan warga di sekitar lokasi kegiatan.
Wakapolres Ingatkan Keselamatan Pengguna Jalan
Selain mengerahkan personel, Rohman mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga ketertiban dan keselamatan selama berkendara.
Ia meminta pengguna jalan mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar,” ujar Rohman.
Imbauan tersebut menekankan bahwa keselamatan di jalan membutuhkan kedisiplinan setiap pengguna, bukan hanya kehadiran petugas.
Pengendara perlu memperhatikan rambu, menjaga perilaku berkendara, dan menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Sementara itu, masyarakat juga perlu menjaga kewaspadaan terhadap situasi sekitar, terutama ketika beraktivitas di ruang publik yang ramai.
Menurut Rohman, sinergi kepolisian dan masyarakat berperan penting dalam mewujudkan situasi keamanan yang aman dan kondusif.
“Kami juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Rohman.
Kolaborasi tersebut dapat memperkuat upaya pencegahan, sebab kepedulian warga membantu petugas mengenali potensi gangguan lebih awal.
Namun, kewaspadaan tetap perlu berjalan seiring dengan sikap saling menghormati dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Pelayanan Pagi Menjadi Bagian dari Upaya Menjaga Jakarta Utara
Polres Metro Jakarta Utara menjalankan pelayanan pagi sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif dan humanis.
Melalui pengaturan lalu lintas, petugas berupaya membantu mengurai kepadatan kendaraan dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.
Pada saat bersamaan, antisipasi terhadap 3C menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan di tengah mobilitas warga.
Kehadiran polisi di lapangan juga diharapkan meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berangkat bekerja dan bersekolah.
Meski begitu, keberhasilan langkah tersebut perlu dinilai berdasarkan kondisi lalu lintas, perkembangan gangguan keamanan, serta dampaknya bagi masyarakat.
Data mengenai hasil pengaturan lalu lintas maupun temuan kriminalitas dalam kegiatan pada Senin pagi itu belum tercantum dalam keterangan yang tersedia.
Oleh sebab itu, informasi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan besarnya dampak kegiatan terhadap penurunan kemacetan atau kriminalitas di Jakarta Utara.
Kepolisian tetap mengajak masyarakat mendukung upaya menjaga keamanan melalui kepatuhan berlalu lintas, kewaspadaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Warga yang melihat keadaan mencurigakan dapat menyampaikan informasi kepada petugas agar kepolisian dapat menindaklanjutinya sesuai prosedur.
Pada akhirnya, pelayanan pagi tidak hanya berkaitan dengan kelancaran kendaraan, tetapi juga menyangkut rasa aman masyarakat saat menjalankan kegiatan sehari-hari.
Melalui kehadiran personel di titik strategis, Polres Metro Jakarta Utara berupaya menjaga ketertiban sekaligus memperkuat hubungan pelayanan antara kepolisian dan warga.







