Nias Selatan – Warga Desa Makole, Kecamatan Tanah Masa, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, mendesak pemerintah menangani gedung Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) yang rusak berat dan tidak berfungsi.
Bangunan tersebut tidak menjalankan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, padahal warga membutuhkan akses pertolongan medis yang mudah dijangkau, terutama saat menghadapi keadaan darurat.
Berdasarkan keterangan warga pada Sabtu, 24 Oktober 2026, kerusakan tampak pada atap, plafon, dinding, pintu, dan kusen jendela gedung itu.
Atap bangunan terbuka dan membusuk, sedangkan plafon mengalami kerusakan berat.
Selain itu, sejumlah bagian dinding menunjukkan keretakan, sementara pintu dan kusen jendela mulai lapuk akibat minimnya perawatan.
Merianus Gaho, warga sekaligus tokoh masyarakat Desa Makole, mengatakan gedung Puskesdes tersebut tidak pernah menjalankan fungsi pelayanan kesehatan bagi warga setempat.
Karena itu, ia meminta pemerintah turun langsung untuk memeriksa kondisi bangunan dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Menurut Merianus, pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan perlu berkoordinasi agar fasilitas tersebut bisa melayani kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah perlu melihat langsung kondisi Puskesdes Desa Makole. Masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau.
Sehingga fasilitas yang sudah tersedia ini perlu mendapat perhatian serius,” demikian harapan Merianus.
Kerusakan Gedung Memunculkan Persoalan Akses Kesehatan
Fasilitas kesehatan tingkat desa semestinya membantu warga memperoleh pertolongan awal tanpa harus menempuh perjalanan jauh menuju layanan medis lain.
Namun, warga belum dapat memanfaatkan gedung Puskesdes Makole untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, menurut keterangan yang mereka sampaikan.
Kondisi itu mendorong masyarakat meminta pemerintah memeriksa tingkat kerusakan dan menjelaskan langkah penanganan yang akan mereka tempuh.
Pertama, pemerintah perlu mengirim petugas teknis untuk menilai kelayakan bangunan dan memastikan keamanan setiap bagian sebelum mengambil keputusan.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bangunan masih layak diperbaiki, pemerintah dapat mempertimbangkan renovasi sesuai kebutuhan.
Sebaliknya, apabila kerusakan tidak memungkinkan perbaikan yang aman, pemerintah perlu mengkaji pilihan pembangunan gedung baru.
Meski demikian, instansi berwenang perlu memeriksa kondisi bangunan secara langsung sebelum menentukan pilihan tersebut.
Selain kondisi fisik, pemerintah juga perlu menilai kesiapan fasilitas pendukung sebelum mengaktifkan pelayanan kesehatan di desa itu.
Penilaian tersebut perlu mencakup kebutuhan tenaga kesehatan, perlengkapan medis dasar, dan dukungan operasional untuk melayani masyarakat.
Dengan demikian, pemerintah tidak cukup hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga perlu menyiapkan layanan yang benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Kondisi Kepulauan Menambah Tantangan Warga
Desa Makole berada di wilayah kepulauan yang terpisah dari pusat pelayanan kesehatan di Kecamatan Tanah Masa, menurut keterangan dalam bahan pemberitaan.
Karena kondisi geografis itu, warga yang membutuhkan layanan medis lebih memadai harus menyiapkan transportasi laut untuk mencapai fasilitas kesehatan lain.
Akibatnya, perjalanan menuju layanan medis dapat menghadirkan tantangan tersendiri, terutama ketika seseorang membutuhkan pertolongan segera.
Selain jarak, cuaca dan keterbatasan transportasi laut juga berpotensi menghambat perjalanan warga menuju fasilitas kesehatan.
Ketika keadaan darurat muncul, hambatan perjalanan dapat menambah kesulitan keluarga yang berusaha membawa anggota keluarganya mencari pertolongan medis.
Karena itu, warga berharap pemerintah segera mencari solusi agar masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan dasar yang lebih dekat.
Fasilitas yang berfungsi dapat membantu warga mendapatkan pertolongan awal sebelum tenaga medis menentukan kebutuhan penanganan lanjutan.
Kebutuhan itu penting bagi anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat yang memerlukan pemeriksaan atau pertolongan medis segera.
Meski begitu, informasi yang tersedia belum menjelaskan secara terperinci jarak tempuh menuju fasilitas kesehatan terdekat maupun pola rujukan medis warga.
Oleh sebab itu, pemerintah perlu memeriksa kondisi pelayanan di lapangan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan kesehatan masyarakat Desa Makole.
Instansi Kesehatan Perlu Meninjau Langsung
Merianus meminta pemerintah memberi perhatian serius terhadap gedung Puskesdes yang tidak menjalankan pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Warga secara khusus meminta Pemerintah Kecamatan Tanah Masa, Puskesmas Tanah Masa, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan meninjau kondisi bangunan.
Melalui peninjauan tersebut, instansi terkait dapat mengidentifikasi tingkat kerusakan dan menentukan langkah penanganan berdasarkan kondisi nyata.
Selain itu, pemerintah perlu menjelaskan apakah bangunan masih dapat direnovasi atau memerlukan solusi lain sesuai hasil pemeriksaan.
Evaluasi juga perlu mencakup kesiapan tenaga kesehatan dan sarana pendukung jika pemerintah berencana mengaktifkan kembali fasilitas itu.
Dengan langkah terukur, pemerintah dapat menyusun prioritas penanganan dan memperhitungkan kebutuhan anggaran berdasarkan hasil pemeriksaan.
Namun, hingga keterangan warga pada Sabtu, 24 Oktober 2026, bahan yang tersedia belum memuat hasil pemeriksaan resmi pemerintah terhadap gedung tersebut.
Bahan informasi itu juga belum mencantumkan rencana anggaran, jadwal perbaikan, maupun target pengoperasian kembali fasilitas tersebut.
Karena itu, keterangan resmi pemerintah kecamatan, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, Puskesmas Tanah Masa, dan Dinas Kesehatan masih diperlukan untuk memperjelas tindak lanjut.
Warga Menanti Kepastian Penanganan
Bagi masyarakat Desa Makole, persoalan gedung Puskesdes bukan sekadar kerusakan fisik, melainkan juga menyangkut kebutuhan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau.
Warga berharap pemerintah segera memeriksa bangunan dan menyampaikan rencana konkret untuk menangani kerusakan tersebut.
Selain perbaikan fisik, masyarakat membutuhkan kepastian mengenai kesiapan pelayanan, termasuk ketersediaan tenaga kesehatan dan perlengkapan medis dasar.
Selanjutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan kondisi geografis desa serta kebutuhan masyarakat ketika menentukan langkah penanganan.
Upaya tersebut penting agar fasilitas kesehatan dapat memberikan manfaat sesuai tujuan pembangunannya.
Sampai ada penjelasan resmi, warga masih menanti respons pemerintah terhadap gedung Puskesdes Makole yang rusak berat dan tidak menjalankan pelayanan kesehatan.
Kepastian mengenai hasil evaluasi dan rencana tindak lanjut dapat menjawab harapan masyarakat sekaligus memperjelas arah penanganan.
Sementara itu, pemeriksaan teknis dan keterangan resmi instansi terkait tetap penting untuk menentukan langkah yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan. #Jadarman







