Jakarta Utara, 27 Mei 2026 – Polsek Kelapa Gading menggelar patroli KRYD dan mengamankan tiga sepeda motor tanpa surat di sejumlah titik rawan kriminalitas.
Petugas memulai patroli pada Rabu pukul 23.00 WIB dan melanjutkan kegiatan hingga Kamis dini hari di wilayah hukum Kelapa Gading.
Kapolsubsektor Kelapa Gading Timur AIPTU Heru Cahyono memimpin patroli dengan melibatkan 19 personel gabungan.
Tim menggunakan dua unit mobil patroli dan satu kendaraan Satpol PP untuk menjangkau berbagai lokasi rawan.
Petugas menyasar Jalan Yos Sudarso depan Artha Gading, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Jalan Arteri Pegangsaan Dua.
Selain itu, petugas juga memantau Jalan Raya Pegangsaan Dua yang kerap menjadi lokasi aktivitas malam berisiko.
Petugas memperkuat pengawasan melalui patroli mobile dan pemantauan stasioner di titik strategis.
Mereka menempatkan personel di depan Mall Kelapa Gading, Jalan Arteri Kelapa Gading, dan Jalan Raya Bekasi.
Kapolsek Kelapa Gading KOMPOL Muhammad Esha menjelaskan bahwa patroli bertujuan menekan potensi gangguan kamtibmas.
Ia menyoroti ancaman tawuran remaja, balap liar, geng motor, serta kejahatan jalanan sebagai fokus utama.
“Patroli kami fokuskan pada lokasi rawan, termasuk jalur geng motor dan titik penjualan minuman keras,” ujar Esha.
Petugas juga menyisir kawasan berkumpul remaja untuk mencegah potensi konflik dan gangguan keamanan.
Mereka memberikan imbauan secara humanis agar remaja segera kembali ke rumah masing-masing.
Penindakan dan Pendekatan Humanis Berjalan Seimbang
Dalam patroli tersebut, petugas mengamankan tiga sepeda motor tanpa dokumen resmi kendaraan.
Petugas menemukan kendaraan itu saat melakukan pemeriksaan di sejumlah titik rawan.
Tiga kendaraan tersebut meliputi Honda Beat B 3961 FWU, Honda Beat Z 5374 SG, dan Honda Scoopy B 3670 UVW.
Petugas langsung mengamankan kendaraan tersebut sebagai langkah penegakan hukum yang terukur.
Selain penindakan, petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga ketertiban.
Petugas mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Esha menegaskan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi faktor kunci menciptakan stabilitas wilayah.
“Kami mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan agar tetap kondusif,” tegasnya.
Selama patroli berlangsung, petugas mencatat situasi wilayah dalam kondisi aman dan terkendali.
Petugas menutup kegiatan pada pukul 01.00 WIB setelah memastikan seluruh titik rawan terpantau.
Polsek Kelapa Gading berkomitmen meningkatkan intensitas patroli guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga rasa aman masyarakat, khususnya di wilayah Kelapa Gading dan sekitarnya.
Dengan demikian, aparat memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga pasca aktivitas masyarakat di malam hari.







