Jakarta – Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto mengajak warga mencegah tawuran remaja dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Minggu Kasih di Gereja Pantekosta, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan pukul 10.00 WIB itu mempertemukan kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat untuk membangun komunikasi serta memperkuat keamanan lingkungan.
Polsek Koja menggelar kegiatan tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap program Jaga Lingkungan dan Jaga Warga.
Melalui pertemuan itu, Andry mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi kenakalan remaja dan aksi tawuran.
Ia menekankan bahwa keluarga, tokoh agama, dan warga memiliki peran penting dalam menjaga ketenteraman lingkungan.
“Keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling peduli, menjaga komunikasi, serta bersama-sama mencegah kenakalan remaja dan aksi tawuran,” ujar Andry.
Kapolsek Koja juga mengajak warga membangun komunikasi yang terbuka agar mereka dapat mengenali potensi gangguan keamanan sejak dini.
Cegah Tawuran dengan Kepedulian Lingkungan
Andry mengingatkan orang tua agar memperhatikan pergaulan anak-anak dan remaja di lingkungan tempat tinggal.
Pengawasan keluarga dan komunikasi yang baik dapat membantu mencegah perilaku berisiko serta konflik antarkelompok remaja.
Ia juga mengimbau warga melaporkan tamu yang menginap lebih dari 1 x 24 jam kepada pengurus RT dan RW setempat.
Imbauan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian warga terhadap aktivitas di lingkungan masing-masing.
Selain itu, masyarakat perlu menjalin komunikasi dengan pengurus lingkungan dan kepolisian ketika menemukan situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Warga dapat menyampaikan informasi sejak awal agar petugas mengetahui potensi masalah dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Menurut Andry, pencegahan gangguan keamanan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, bukan hanya tugas kepolisian.
Karena itu, keluarga, tokoh agama, pengurus lingkungan, dan masyarakat perlu saling mendukung dalam menjaga ketenteraman wilayah.
Warga Diminta Waspada terhadap Curanmor
Dalam kesempatan yang sama, Andry mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor atau curanmor.
Ia menyarankan pemilik kendaraan memasang kunci pengaman tambahan dan memilih lokasi parkir yang aman.
Warga juga perlu memastikan kendaraan terkunci saat meninggalkannya, terutama ketika memarkir kendaraan di area yang minim pengawasan.
Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko pencurian kendaraan di lingkungan permukiman maupun tempat parkir.
Andry meminta masyarakat segera melapor apabila mengetahui tindak pidana atau menemukan indikasi gangguan keamanan.
Warga dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, mendatangi Polsek Koja, atau menggunakan layanan Kepolisian 110.
Melalui saluran tersebut, masyarakat dapat menyampaikan informasi mengenai situasi mencurigakan atau kejadian yang membutuhkan perhatian petugas.
Kecepatan warga dalam melaporkan kejadian dapat membantu kepolisian menerima informasi lebih awal.
Minggu Kasih Perkuat Komunikasi dengan Warga
Dalam kegiatan itu, Andry didampingi Panit Samapta Aiptu Eko Widianto serta dua Bhabinkamtibmas.
Keduanya ialah Aipda Irfan Ardinsyah dari Kelurahan Koja dan Bripka Edhi Kuswanto dari Kelurahan Lagoa.
Pendeta Yohanes Boy Kembuan turut menghadiri pertemuan di Gereja Pantekosta tersebut.
Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan tokoh agama untuk menyampaikan pesan keamanan kepada masyarakat.
Melalui dialog langsung, kepolisian mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap persoalan keamanan di sekitar tempat tinggal mereka.
Polsek Koja berharap kegiatan Minggu Kasih memperkuat hubungan antara polisi, tokoh agama, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong warga lebih aktif mencegah tawuran, mengantisipasi pencurian, serta menjaga ketertiban lingkungan.
Upaya menjaga keamanan tidak cukup mengandalkan patroli dan penegakan hukum.
Kepedulian warga, komunikasi yang terbuka, dan pelaporan dini juga berperan penting dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas.
Melalui kerja sama berkelanjutan, Polsek Koja mengajak masyarakat membangun lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.







