oleh

Jebolnya Tanggul Penangkis Melumpuhkan Aktifitas Masyarakat

monitorindo.com_Banyu Asin Tanggul penangkis yang membentang sepanjang kurang lebih 3.5 KM yang terletak di Desa Majuria jebol di 4 titik pada musim hujan tahun ini, tepatnya di bulan Januari 2021.Tanggul tersebut di fungsikan untuk membendung air laut yang berada di Taman Nasional Sembilang agar tidak masuk ke areal Permukiman dan pesawahan Masyarakat di Kecamatan Karang Agung Ilir.

Dengan jebolnya tanggul tersebut air laut yang berada di Taman Nasional Sembilang masuk ke areal sawah dan Permukiman warga dengan deras, di tambah lagi curah hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan genangan air di beberapa Desa yang ada di Kecamatan Karang Agung Ilir bahkan memutuskan beberapa titik badan jalan yang berakibat melumpuhkan kegiatan Masyarakat dan menjadi kendala bagi anak anak sekolah.

Idham Munawar selaku Kepala Desa Majuria dengan semua perangkat Desa serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) meninjau langsung ke titik jebolnya tanggul tersebut.

Saat di temui oleh awak Media, Idham menyampaikan hal ini harus segera di atasi karena kalo berlarut larut di khawatirkan air asin akan masuk ke areal sawah dan mengakibatkan tanaman padi yang ada di Kecamatan Karang Agung Ilir ini akan mati. Dan kalau itu terjadi dapat di pastikan ketahanan pangan untuk Kabupaten Banyuasin akan mengurang, karena ribuan hektar sawah yang saat ini masih dalam pertumbuhan akan gagal panen.

Cara yang sangat signifikan yakni mengajukan permohonan kepada PT. Indo Bangun Group yang menangani pekerjaan ini supaya tanggul tersebut di prioritaskan . Di samping itu kita akan berupaya meminta bantuan kepada Pemerintah dan juga anggota Dewan, Mengingat keadaan yang sudah sangat darurat dan tidak mungkin dapat di kerjakan secara manual maka kita akan mohon bantuan alat berupa exapator .Kepada seluruh Masyarakat mohon doanya agar semua ini di berikan kemudahan. Ujarnya.

Dikesempatan yang sama beberapa petani yang ada di sekitar tanggul tersebut juga menyampaikan keluhanya kepada Kepala Desa mengenai masalah air yang sudah berhari hari tidak kunjung surut malah justru menambah. //** Bidik Info.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed