Habib Muchdar Assegaf, Selain Sosok Pendakwah, Juga Sebagai Sang Mediator

Habib Muchdar Assegaf, Selain Sosok Pendakwah, Juga Sebagai Sang Mediator

Kalsel – Habib Muchdar Assegaf, merupakan sosok yang berpenampilan sangat sederhana, seperti tak pernah terlihat memakai jubah, atau imamah, atau yang lain sebagai ciri ulama besar beliau merupakan seorang pendakwah Islam di kampung pedalaman Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan.

Sebagai mana diketahui Habib Muhdar Asegaf, seorang pendakwah dikampung pedalaman Dayak, juga merupakan dewan kehormatan adat Dayak dan hal ini tentunya tidak semua orang mendapatkan keistimewaan seperti ini, di dalam tubuhnya mengalir darah kekasih Allah, tuhan semesta alam.

Seperti yang telah diketahui
kharismatik Habib Muchdar Assegaf selain pendakwah di pedalaman Dayak, beliau juga sebagai sang mentor spesialis mediator, terutama di kalangan birokrasi penguasa lapangan yang mana kharismatik beliau bersahaja berjalannya seiring waktu.

Dalam kehidupannya sehari-hari dan kesahajaan Habib Muchdar Assegaf, yang selalu ramah dan santun kepada siapa pun disaat bersilaturahmi dengan beliau, wajahnya teduh penuh kharisma mengundang siapa pun ingin mendekat, maka wajar bila sahabatnya di mana pun Habib datang berkunjung selalu penuh dengan kesejukan.

Habib Muhdar Asegaf juga sebagai dewan penasihat dan pembina di Organisasi Persaudaraan Timur, Petir, tampak selalu ceria juga menyejukkan jika dipandang, hatinya penuh dengan perasaan positif, selalu tenang dalam menyikapi setiap persoalan yang datang menghadang, tidak pernah menyimpan rasa iri, dengki, amarah, dendam dan segala penyakit hati lainnya, dan wajahnya memancarkan cahaya kemuliaan, penuh kharisma, meneduhkan jika dipandang seperti mendapatkan pancaran Ilahi.(*)