Cegah Karhutla, Serdik Sespimen ang.61 Minta Warga Kalbar Tak Bersihkan Lahan dengan Cara Dibakar

0
2

 

MonitorIndo.com-Pontianak, Kalbar – Memasuki musim kemarau tahun 2021, semua pihak yang terkait dalam satgas penanggulangan bencana asap di provinsi Kalbar perlu dimulai persiapan.Serta persiapan penanganan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

 

Salah satu dari Peserta didik (Serdik) Sespimmen ang. 61 yang berasal dari Kalbar yaitu Kompol Kartyana Widyarso WP, SIK, MAP ikut berperan serta dalam upaya pencegaan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Dirinya mengimbau warga Kalbar agar tidak melakukan pembersihan lahan dengan cara membakar.

 

“sekarang Kalbar akan memasuki musim kemarau, sehingga kami imbau masyarakat agar tidak membersihkan lahan dengan cara dibakar, guna mencegah Karhutla,” kata Serdik Kartyana  Widyarso WP, di Pontianak pada selasa (10/8/2021).

 

Pihak Polda Kalbar dan Serdik Kartyana juga mulai gencar melakukan sosialisasi sebagai langkah awal dalam mencegah Kathutla, yakni dengan secara gencar melakukan edukasi dan imbauan melalui media sosial kepada masyarakat Kalbar.

 

“Sosialisasi dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat sampai ke tingkat desa, untuk mengimbau warga agar tidak membakar lahan, terutama saat memasuki musim kemarau,” ujarnya.

 

Selain itu, juga perlu dilibatkan pihak korporasi yang memiliki lahan perkebunan. “Pihak korporasi juga kami libatkan untuk sosialisasi, sebagai peringatan awal untuk tidak main-main dalam hal pembakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

 

Serdik Kartyana mengingatkan kembali kejadian Karhutla pada tahun 2019, Polda Kalbar menangani sebanyak 71 kasus, tujuh kasus di antaranya dilakukan oleh korporasi, dan sisa 64 kasus dilakukan perorangan, dengan luas lahan yang terbakar mencapai 4.594,72 hektare.

 

Dia katakan, kerugian di bidang ekonomi juga tidak terelakkan pada Karhutla 2019. Bandara Supadio Pontianak saat itu sempat menutup penerbangan (*red)