Nias Selatan – Warga Dusun Siparemo, Desa Bawo Orudua, Kecamatan Tanah Masa, Kabupaten Nias Selatan, mendesak pemerintah membangun kembali Jembatan Sungai Kuala Luo.
Desakan itu muncul karena jembatan tersebut telah bertahun-tahun mengalami kerusakan berat hingga patah dan membahayakan keselamatan warga.
Ironisnya, masyarakat tetap melintasi jembatan tersebut setiap hari karena jalur itu menjadi akses penting bagi aktivitas warga.
Warga menggunakan jembatan untuk bekerja, mengunjungi desa tetangga, mengantar anak ke sekolah, serta menjalankan berbagai aktivitas ekonomi.
Kondisi tersebut membuat masyarakat menghadapi pilihan sulit antara mempertahankan mobilitas dan mempertaruhkan keselamatan ketika melintasi jembatan.
Warga menyampaikan kondisi itu pada 6 September 2026 dari Dusun Siparemo, Desa Bawo Orudua, Kecamatan Tanah Masa.
Akses Pendidikan dan Ekonomi
Jembatan Sungai Kuala Luo memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat di Kecamatan Tanah Masa.
Selain warga dewasa, pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA juga setiap hari menggunakan akses tersebut menuju sekolah.
Karena itu, kerusakan jembatan tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan para pelajar.
Warga menyebut kondisi jembatan semakin mengkhawatirkan karena bagian jembatan mengalami kerusakan hingga patah.
Sementara itu, Sungai Kuala Luo memiliki lebar sekitar 30 meter dengan kedalaman kurang lebih dua meter.
Kondisi geografis tersebut membuat masyarakat membutuhkan akses penyeberangan yang aman untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Namun, hingga kini warga masih mengandalkan jembatan yang mengalami kerusakan berat tersebut.
Setiap kali melintas, masyarakat dihantui kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Meski demikian, kebutuhan terhadap akses tersebut membuat warga tetap menggunakan jembatan dalam menjalankan aktivitas masing-masing.
Warga Minta Pemerintah Turun Langsung
Salah seorang warga, Foloe Duha, meminta pemerintah segera melihat kondisi Jembatan Sungai Kuala Luo secara langsung.
Ia juga meminta Pemerintah Kecamatan Tanah Masa dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan segera memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.
Selain itu, Foloe berharap anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan dari Dapil VI Kepulauan Batu ikut memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap pemerintah segera meninjau dan membangun kembali Jembatan Sungai Kuala Luo,” kata Foloe.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan aman dan lancar,” lanjutnya.
Menurut warga, peninjauan langsung penting agar pemerintah dapat mengetahui kondisi jembatan sekaligus memahami risiko yang mereka hadapi.
Selanjutnya, masyarakat berharap pemerintah menyusun langkah penanganan yang dapat menjawab kebutuhan akses secara nyata.
Transportasi Laut Tak Selalu Menjadi Pilihan
Sebagai wilayah kepulauan, masyarakat Tanah Masa juga menghadapi keterbatasan pilihan transportasi ketika kondisi cuaca tidak mendukung perjalanan laut.
Warga menjelaskan bahwa transportasi laut tidak selalu dapat digunakan karena sangat bergantung pada kondisi cuaca.
Karena itu, keberadaan jembatan yang aman menjadi kebutuhan penting untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Akses tersebut juga mendukung kegiatan ekonomi warga yang membutuhkan perjalanan antardesa dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan kondisi jembatan yang rusak berat, warga menilai pemerintah perlu segera memperhatikan persoalan keselamatan sekaligus aksesibilitas masyarakat.
Menunggu Respons Pemerintah
Masyarakat Dusun Siparemo berharap pemerintah tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut tanpa penanganan yang jelas.
Warga meminta pemerintah dan DPRD melihat langsung kondisi lapangan sebelum menentukan langkah pembangunan berikutnya.
Bagi masyarakat, pembangunan kembali jembatan bukan sekadar kebutuhan infrastruktur, melainkan menyangkut keselamatan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.
Warga juga berharap pembangunan dapat memberikan akses yang lebih aman bagi para pelajar yang setiap hari menuju sekolah.
Selain itu, jembatan yang layak dapat mendukung mobilitas warga dalam bekerja, beraktivitas, dan menjalankan kegiatan ekonomi.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemerintah Kecamatan Tanah Masa, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, maupun DPRD Kabupaten Nias Selatan.
Karena itu, respons dan langkah konkret pemerintah terhadap aspirasi warga masih ditunggu masyarakat.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar Jembatan Sungai Kuala Luo kembali berfungsi secara aman.
Masyarakat menilai pembangunan tersebut penting untuk menjamin keselamatan sekaligus memperkuat akses penghubung bagi warga Dusun Siparemo dan wilayah sekitarnya.
Redaksi hingga saat ini masih mencoba menghubungi pihak-pihak terkait guna mengkonfirmasi terkait pemberitaan ini, dan redaksi juga membuka ruang selebar-lebarnya atas hak jawab kepada pihak-pihak terkait atas pemberitaan ini, demi menjaga keberimbangan pemberitaan. #Jadarman







