Kapolsek Koja Ajak Pemuda Jauhi Tawuran dan Narkoba

Jakarta – Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto mengajak generasi muda menjauhi tawuran dan narkoba saat menghadiri Bulan Bakti Karang Taruna ke-66 dan Hari Sumpah Pemuda tingkat Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan di halaman Kantor Kecamatan Koja, Jalan Mangga Nomor 1, Kelurahan Lagoa, tersebut mengusung tema “Berkarya Nyata, Tumbuh Bersama untuk Indonesia”.

Pengurus Karang Taruna Kecamatan Koja menyelenggarakan kegiatan itu dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga setempat.

Sekitar 100 orang menghadiri acara yang memadukan edukasi kepemudaan, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta pertunjukan seni dan budaya.

Andry hadir bersama jajaran Polsek Koja untuk mendukung kegiatan kepemudaan sekaligus memperkuat kolaborasi antara aparat dan masyarakat.

Camat Koja Toto Bondan, S.Sos., S.Mi., perwakilan Koramil Koja, unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan pengurus Karang Taruna turut menghadiri kegiatan tersebut.

Salah satu agenda utama acara ialah deklarasi pelajar antitawuran dan antinarkoba.

Deklarasi itu mengajak generasi muda menjaga keamanan lingkungan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, dan mengembangkan potensi melalui kegiatan positif.

Melalui kegiatan tersebut, panitia juga mendorong pemuda berperan aktif dalam membangun lingkungan yang aman dan mendukung kehidupan sosial masyarakat.

Deklarasi Antitawuran Dorong Peran Aktif Pelajar

Kapolsek Koja menilai Karang Taruna memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang produktif, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan.

“Karang Taruna memiliki peran penting dalam membangun generasi muda yang produktif, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan,” kata Andry.

Ia berharap peringatan Bulan Bakti Karang Taruna dapat memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pemuda mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.

“Kami berharap momentum Bulan Bakti Karang Taruna ini dapat memperkuat kebersamaan serta mendorong para pemuda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif,” ujarnya.

Andry juga mengajak pelajar dan generasi muda menjauhi tawuran serta penyalahgunaan narkoba.

Ia meminta para pemuda membangun komunikasi yang baik dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan masing-masing.

“Kami juga mengajak para pelajar dan generasi muda untuk menjauhi tawuran serta penyalahgunaan narkoba,” kata Andry.

“Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, membangun komunikasi yang baik, serta menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” tambahnya.

Ajakan tersebut menempatkan keterlibatan pemuda sebagai salah satu unsur penting dalam mencegah perilaku yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Selain mengandalkan pengawasan aparat, upaya pencegahan juga membutuhkan dukungan keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat.

Karena itu, kegiatan kepemudaan dapat menjadi ruang untuk membangun kesadaran sosial sekaligus mengarahkan energi generasi muda ke aktivitas produktif.

Pelayanan Sosial hingga Pameran Karya Anak Disabilitas

Panitia menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis dan kegiatan donor darah sebagai bagian dari pelayanan sosial bagi masyarakat.

Kedua kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan dan kepedulian sosial.

Acara itu juga menghadirkan Galeri 66, sebuah pameran yang menampilkan lukisan karya anak-anak penyandang disabilitas.

Pameran tersebut memberikan ruang bagi para seniman muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat.

Kehadiran galeri itu juga menambah ruang apresiasi terhadap karya seni yang lahir dari keberagaman kemampuan.

Di bidang ekonomi, panitia menggelar bazar produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kecamatan Koja.

Bazar tersebut membantu pelaku usaha memperkenalkan produk kepada pengunjung sekaligus membuka peluang promosi bagi usaha lokal.

Kegiatan itu mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat dalam suasana peringatan yang menggabungkan kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi.

Panitia juga menghadirkan panggung seni dan budaya sebagai ruang bagi pemuda untuk menampilkan kreativitas.

Pertunjukan tersebut turut memberi kesempatan kepada generasi muda untuk mengenalkan karya sekaligus menjaga keberlanjutan budaya.

Rangkaian agenda itu memperlihatkan beragam bentuk partisipasi yang dapat dikembangkan melalui organisasi kepemudaan.

Karang Taruna tidak hanya menjadi wadah aktivitas pemuda, tetapi juga dapat menggerakkan kepedulian sosial, kreativitas, dan solidaritas warga.

Melalui kegiatan bersama, pemuda dapat membangun hubungan dengan masyarakat sekaligus mengambil bagian dalam upaya menjawab kebutuhan lingkungan.

Karang Taruna Perkuat Gotong Royong Masyarakat

Peringatan Bulan Bakti Karang Taruna ke-66 dan Hari Sumpah Pemuda di Kecamatan Koja menjadi momentum untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

Tema “Berkarya Nyata, Tumbuh Bersama untuk Indonesia” menekankan pentingnya karya dan kontribusi nyata bagi lingkungan.

Deklarasi antitawuran dan antinarkoba menjadi salah satu bagian kegiatan yang secara khusus menyasar kesadaran pelajar serta generasi muda.

Sementara itu, pelayanan kesehatan, donor darah, pameran seni, bazar UMKM, dan pentas budaya membuka ruang partisipasi bagi kelompok masyarakat yang berbeda.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut mendukung semangat gotong royong dalam pelaksanaan kegiatan di tingkat kecamatan.

Melalui kolaborasi antara pemuda, pemerintah, masyarakat, dan aparat keamanan, panitia berharap kegiatan kepemudaan dapat terus memberikan manfaat bagi warga Koja.

Pesan yang disampaikan Kapolsek Koja juga menegaskan pentingnya mengarahkan aktivitas pemuda pada kegiatan positif serta menjaga lingkungan dari tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

Pada akhirnya, keberlanjutan peran Karang Taruna bergantung pada keterlibatan pemuda dalam menjalankan kegiatan sosial, mengembangkan kreativitas, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Peringatan tersebut menjadi ajakan bagi generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam membangun lingkungan yang aman, produktif, dan saling peduli.