Polres Metro Jakut Bagikan 300 Nasi Bungkus dalam Program Jumat Peduli

Jakarta – Polres Metro Jakarta Utara membagikan 300 bungkus nasi kepada jamaah seusai Salat Jumat melalui program Jumat Peduli, Jumat (18/9/2026).

Pembagian berlangsung di Masjid Madani Polres Metro Jakarta Utara dan melibatkan pimpinan serta sejumlah personel kepolisian.

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Rohman Yongki Dilatha, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat utama.

Sejumlah tokoh agama turut hadir, antara lain Ustaz Muhamad Azar, Ustaz Mahmud, dan Ustaz Suladi.

Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan bantuan makanan, tetapi juga membuka ruang silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.

Para jamaah kemudian menikmati makanan bersama dalam suasana akrab setelah rangkaian Salat Jumat selesai.

Rohman mengatakan program Jumat Peduli menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya kepolisian menjaga kedekatan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, kami ingin berbagi sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat,” ujar Rohman.

“Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan menjadi bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Utara untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” lanjutnya.

Bangun Kedekatan dengan Masyarakat

Menurut Rohman, kegiatan sosial menjadi salah satu ruang untuk membangun komunikasi antara anggota kepolisian dan masyarakat.

Interaksi tersebut memungkinkan hubungan kedua pihak terjalin dalam suasana yang lebih dekat dan penuh kekeluargaan.

Karena itu, Polres Metro Jakarta Utara mendorong keberlanjutan kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan,” kata Rohman.

Ia menyebut keberlanjutan kegiatan tersebut penting untuk membangun kedekatan sekaligus komunikasi antara polisi dan masyarakat.

Program Jumat Peduli juga menjadi bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Utara menghadirkan kegiatan kemasyarakatan di lingkungan sekitar.

Melalui pembagian makanan, jajaran kepolisian berupaya memberikan manfaat langsung kepada jamaah yang mengikuti Salat Jumat.

Selain itu, makan bersama menciptakan suasana interaksi yang lebih cair antara personel kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat.

Kehadiran tokoh agama dalam kegiatan tersebut turut memperkuat ruang silaturahmi yang dibangun melalui program Jumat Peduli.

Kegiatan berlangsung setelah pelaksanaan Salat Jumat dan berlanjut dengan pembagian makanan kepada para jamaah.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam suasana tertib dengan keterlibatan jajaran Polres Metro Jakarta Utara.

Pada akhirnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembagian makanan, tetapi juga memperkuat komunikasi sosial.

Polres Metro Jakarta Utara menempatkan kegiatan Jumat Peduli sebagai salah satu bentuk kehadiran kepolisian di tengah masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, kepolisian berupaya menjaga hubungan yang dekat melalui kegiatan sosial dan interaksi langsung.

Seluruh rangkaian kegiatan Jumat Peduli berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.