Maulid Nabi Muhammad SAW Diselenggarakan Oleh Ibu ibu Majlis Ta’lim Nur Qomar Jalan Jaya 25 Kelurahan Cengkareng Barat

0
83

Jakarta, MonitorIndo.com-Perayaan hari Maulid Nabi Muhammad SAW adalah memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad.
Dalam Kalender Islam atau Hijriyah, kelahiran Nabi Muhammad dirayakan setiap 12 Rabiul Awal setiap tahunnya. Demikian juga acara maulid nabi Muhammad Saw diselenggarakan di Mesjid Nur Qomar jln Jaya 25 Kelurahan Cengkareng Barat Jakarta barat yang di selenggarakan oleh Ibu ibu majlis ta’lim Nur Qomar tangal 11/20/2021

Tradisi Maulid tidak hanya diperingati pada tanggal 12 saja, para pecinta Nabi sudah memperingati momen agung ini setiap hari mulai dari awal sampai dengan akhir bulan demikian juga peringan maulid nabi Muhammad di peringati oleh ibu ibu majlis taklim Nur qomar ,yang di pimpin oleh ibu hj Sutia yang mana acara maulid di hadiri oleh para undangan kurang lebih 300 orang ,acara Maulid nabi Muhammad Saw yang di pimpin oleh ibu Sainah , dan dimeriahkan dengan acara kasidahan beserta teem dengan sangat meriah yang di pimpin oleh hj acih serta diiringi dgn ceramah yg di pimpin oleh ibu hj ustazah Neng yang mana beliau mengungkapkan risalah nabi Muhammad dan ketauladanan yang bisa di contoh bagi umat nya .

Setiap manusia beragama muslim dapat menumbuhkan rasa cintanya pada Nabi Muhammad SAW dengan Maulid. Dengan mengungkapkan kegembiraan terhadap kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah bentuk cerminan rasa cinta dan penghormatan kita terhadap Nabi pembawa rahmat bagi seluruh alam sebagaimana terdapat pada Surah Yunus ayat 58. Figur teladan ini diutus untuk membawa rahmat bagi seluruh alam (Surah al-anbiya’;107).

Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita akan ingat dengan perintah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Allah SWT dan Malaikat telah memberikan contoh bagi kita untuk selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW (Surah al-Ahzab; 56).

Nilai kedua yang diperoleh ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah nilai moral. Nilai ini dapat dipetik dengan menyimak akhlak terpuji dan nasab mulia dalam kisah teladan Nabi Muhammad SAW. Salah satu tujuan diutusnya Nabi Muhammad SAW adalah dengan memperhatikan sifat-sifat terpuji yang bersumber dari Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, dengan memperingati peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, juga bisa memberikan kita nasehat dan pengarahan dari ulama /ustazah agar kita selalu berada dalam tuntunan dan bimbingan agama.

Nilai sosial bisa didapat dengan memuliakan dan memberikan jamuan makanan para tamu, terutama dari golongan fakir miskin yang menghadiri majelis maulid sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta. Hal ini sangat dianjurkan oleh agama karena memiliki nilai sosial yang tinggi (Surah al-Insan; 8-9)

Terakhir, nilai persatuan. Nilai ini akan terjalin dengan dengan berkumpul bersama dalam rangka bermaulid dan bershalawat maupun berdzikir , serta ber kasidah akan menambah nilai persatuan dan kesatuan sesama umat muslim dan menambah nilai ibadah kpd Allah Saw .

(Azizah)