MASJID AGUNG AT-THOHIRIYYAH /MASJID AGUNG EMPANG – BOGOR

0
1

 

 

 

 

MonitorIndo.com-Masjid At-Thohiriyyah ini dibangun dari tahun 1815 hingga tahun 1817 oleh Raden Muhammad Tohir. Kemudian pembangunannya dilanjutkan oleh cucunya yang bernama Raden Arya Wiranata (Bupati Pertama Bogor), putra dari Raden Aria Suryawinata.

Dari awal didirikan hingga saat ini, Masjid At-Thohiriyyah tetap berfungsi sebagai bangunan peribadatan.

Di depan masjid ini terdapat alun-alun yang pada tahun 1535-1543 membentang dari parit empang sampai ke tepi Sungai Cisadane.

Bentuk awal bangunan Masjid Agung Empang mirip sebuah panggung dari sebuah pondok pesantren (pontren) dengan gaya bangunan jawa, yang berkncup diatas atapnya tampak sederhana. Adanya menara dan sebuah tanda bulan bintang yang menjadi pertanda kalau bangunan itu adalah sebuah masjid. Namun karena perubahan zaman menjadikan bentuk masjid mengalami banyak perubahan sesuai dengan kebutuhan.

 

Masjid Agung Empang ini diberi nama “At- Thohiriyah” diambil dari nama Rd.Haji Moehammad Thohir yang wafat pada tahun 1845. Masjid ini dibangun diatas tanah seluas kl.5.509 M2 dengan luas bangunan masjid pada waktu itu plus sarana lain serta halamannya total 1.285 m2, areal tanah masjid sendiri kl.2.605 m2 sedangkan luas tanah wakaf alun – alun kl.2,904 m2.

Pada masa itu kedudukan Bupati Bogor selain sebagai pemimpin pemerintahan juga sebaai pimpinan kegiatan agama islam di Bogor, yang salah satu diantaranya adalah Dalem Soerya Winata alias R.H Moh.Sirodz beliau selain dikenal sebagai bupati juga dikenal sebagai seorang ulama pimpinan Ummat Islam di Bogor.

Masjid Agung Empang Bogor sendiri dibangun oleh RH Moehammad Thohir, cucu Dalem Cikundul Cianjur (R.Arya Wiratanu Datar II) yang telah mewakafkan tanahnya pada Masjid Agung Empang tsb. Tahun 1817.

 

Pembangunan masjid dilanjutkan oleh salah satu putranya yaitu R.Adipati Wiranata (Dalem Wiranata/Dalem Sepuh) Bupati Bogor tahun 1849, yang wafat di Mekah. Kemudian disempurnakan pembangunannya oleh salah sau cucunya R.Adipati Soeriya Winata alias RH Muhammad Sirodz – Bupati Bogor tahun 1875 yang dikenal dengan sebutan “Dalem Sholawat”, wafat pada 13-05-1872.

Pemeliharaan atau pemugaran Masjid Agung Empang juga diteruskan oleh generasi berikutnya. Dari Dalem Sholawat ke salah satu putranya yakni R.Muhammad Sholeh (Wafat di purwakarta pada 09-05-1923), terus berlanjut kepada salah satu putranya yakni R.Ace Padmanagara Abdul Qodir/Mama Ace. Sampai akhirnya kepada generasi sekarang pembangunan/renovasi, kemakmuran dan pemeliharaan Masjid ini dilaksanakan oleh Yayasan Masjid Agung Empang At Thohiriyah Wiranata.

Tanah wakaf Alun-alun Empang dan masjid Agung Empang, adalah merupakan Tanah Wakaf yang berasal dari wakif RHM Thohir, ayahanda dari R.Adipati Wiranata (Regent/Bupati Bogor yang pertama) dan untuk mengenang jasa-jasanya dibentuklah Badan Hukum Yayasan Masjid Agung Empang Bogor At Thohiriyah untuk mengurus dan mengelola tanah wakaf tsb.

 

Bangunan masjid ini berdenah persegi empat, dan memiliki dua menara di bagian kanan dan kiri bangunan. Menara bagian kiri terlihat lebih rendah dari menara yang ada di bagian kanan, dan di tengah menara terdapat kubah masjid berwarna hijau.

Masjid yang memiliki luas bangunan 1.285 m² di atas lahan seluas 5.509 m² ini, telah mengalami beberapa perubahan atau renovasi. Sehingga, apabila dilihat dari sisi kekunaannya, bangunan masjid ini memang sudah tidak menyiratkan secara fisik. Akan tetapi, tradisi sholawatan yang sudah dipelopori oleh Raden Aria Suryawinata, putra sang pendiri masjid ini, terus berlanjut hingga sekarang, terlebih usai shalat Jumat sholawat pun akan dikumandangkan oleh para jamaah

 

Sebutan “Empang” bagi kawasan ini muncul ketika Bupati Kampung Baru, yaitu Demang Wiranata (berkuasa 1749-1758), membuat kolam ikan di halaman pendopo. Maka, daerah tersebut pun diidentikkan dengan Empang dari sang bupati dan nama Sukahati menjadi tergantikan. Nama Empang resmi digunakan sejak 28 November 1815 dan pada tahun itu pula dibangun Masjid An Nur oleh Habib Abdullah Bin Mukhsin Alatas.

(Red)