Kades Terpilih Malangnengah Akan Membangun Desa Sesuai Aspirasi Masyarakatnya

0
9

Kabupaten Tangerang, monitorindo.com- giat gelar Sertijab Kepala Desa Malangnengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang yang dilakukan diruang Pertemuan Serba Guna Kantor Desa Malangnengah, diwarnai dengan sukacita/Kegembiraan yang mendalam dari seluruh komponen masyarakatnya.

Pasalnya, penundaan pemilihan kepala desa yang terjadi kemarin di Kabupaten Tangerang, akibat dampak dari kasus Pandemi Covid-19. Penundaan berjalan hampir 3 (tiga bulan) lamanya, akibatnya luapan kegembiraan tersebut tumpah ruah terlihat saat Sertijab kemarin. Jumat (15/10).

Hadir dalam sertijab Kades Malangnengah diantaranya Camat Pagedangan, Kapolsek Pagedangan, Danramil Legok, para kepala Desa, para RT/RW, para Tokoh Agama serta para Tokoh Masyarakat dan Pemuda.

Camat Pagedangan. H. Zaenudin. S. Sos. M.Si dalam sambutannya mengatakan, bahwa Desa merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah yang harus dijalankan fungsinya, agar roda pemerintahan tetap berjalan, maka dari itu Desa memerlukan figur/sosok orang yang bisa membawa desa agar bisa berkembang serta menjadi maju sesuai keinginan masyarakatnya.

” kita yakin figur seorang pemimpin desa itu bisa dapat membawa desa ini menjadi maju, dan pasca Pilkades ini, mari kita bersama sama bisa membangun desa Malangnengah kedepan agar lebih baik lagi,” ucap Camat Pagedangan, saat sambutan. Jumat (15/10)

Sementara itu Kepala Desa Malangnengah terpilih, Suharta. Menyampaikan dalam konferensi persnya, pertama tama pihaknya akan membenahi pemerintahan desa Malangnengah, baik fungsi Pelayanan, infrastruktur, pendidikan dan Struktural, dan pihaknya berharap Pasca Pilkades ini tidak ada lagi jarak sesama warga dan tidak terkotak kotak, tidak ada lagi warna Merah, hijau, Biru dan Kuning. Jadi hanya satu warna putih suci bersih semuanya kita bersatu membangun Desa Malangnengah yang Mandiri.

” saya akan melakukan blusukan kesetiap warga dilingkungan Desa Malangnengah, sekalian bertatap muka kepada warga dan bisa menyerap Aspirasinya, sehingga nantinya kita bisa tau, apa yang diinginkannya, dan kedepan agar masyarakat bersatu bisa membangun Desa Malangnengah agar bisa maju dan setara dengan desa lainnya,” pinta Suharta.

Iapun berharap ke agamaan tidak dijadikan alat politik semata, karena akan merusak persatuan dan kesatuan bagi warga desa Malangnengah.  (Fattah)