Forkopimda Kota Bekasi Melakukan Vaksinasi Covid-19

0
1

www.Monitorindo,com.Forkopimda Kota Bekasi adalah yang pertama mendapatkan vaksin Covid 19 di Kota Bekasi, Vaksinasi dilakukan di Stadion Candrabhaga Kota Bekasi, pada 15 Januari 2020 seluruh masyarakat biasa melihat proses vaksinasi melalui chanel youtube dan secara langsung di Instagram wali Kota Bekasi maupun Humas Kota Bekasi.

Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J. Putro Nampak melakukan persiapan untuk mendapatkan vaksin tersebut, namun setelah melakukan pemeriksaan Chairoman belum bisa melakukan vaksinasi dikarnakan ada syarat yang tidak terpenuhi, seperti yang disampaikan oleh nya “ Karena memang syaratnya tidak memadai ada angka-angka secara klinis yaitu gula,kolestrol, gliceryda yang agak tinggi sehingga belum memungkinkan untuk di vaksin, sehingga kita tunggu waktu yang tepat,” Paparnya.

Chairoman berharap masyarakat bisa berperan aktif dalam mensukseskan program vaksinasi ini, “ vaksinasi ini memang merupakan peluang untuk menumbuhkan imunitas masyarakat terhadap covid.

Sehingga memang dia menjadi salah satu harapan kita untuk memulihkan segera penanganan covid ini, kita berharap masyarakat bisa menumbuhkan tanggung jawabnya sehingga ikut berperan secara aktif dalam mengsukseskan program vaksinasi,  “kendala utamanya masih belum memadai jumlah vaksin yang beredar yang masih tersedia dimana target 20% pun belum terselesaikan sampai sekarang dan kita berharap pemerintah pusat dan daerah saling bersinergi mensukseskan program ini sekaligus yang paling utama adalah mensosialisasikan dengan baik dan benar.

Sehingga masyarakat punya pemahaman yang baik dan tidak punya perspektif negatif terhadap vaksinasi ini. Ini salah satu kunci untuk kita menyelesaikan penanganan covid-19 di indonesia.

Chairoman juga berharap ada kerjasama untuk mensukseskan vaksinasi ini “perlu adanya sosialisasi, kita berharap dinas kesehatan berikut dengan seluruh jaringan puskesmas kemudian posyandu PKK termasuk Alim Ulama bekerjasama dan yang di tumbuhkan adalah bukan masalah kewajiban tapi tanggungjawab warga negara sehingga mereka ikut aktif dalam mempercepat penanganan covid melalui vaksinisasi, dengan cara beginilah kita mendapatkan imunitas kalau kita sama-sama mensukseskan ini, kita berharap roda perekonomian segera bisa kita atasi itu point pentingnya.

Tidak hanya Ketua DPRD Kota Bekasi yang batal untuk di vaksin namun wakil Wali Kota Bekasi Dr Tri Adhinato, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bekasi Erwin Djong, SH., MH dan ketua Kejaksaan Tinggi Negeri Kota Bekasi Didik Istiyanta, SH.//**ADV-MMG

Forkopimda Kota Bekasi adalah yang pertama mendapatkan vaksin Covid 19 di Kota Bekasi, Vaksinasi dilakukan di Stadion Candrabhaga Kota Bekasi, pada 15 Januari 2020 seluruh masyarakat biasa melihat proses vaksinasi melalui chanel youtube dan secara langsung di Instagram wali Kota Bekasi maupun Humas Kota Bekasi.

Ketua DPRD Kota Bekasi Chairoman J. Putro Nampak melakukan persiapan untuk mendapatkan vaksin tersebut, namun setelah melakukan pemeriksaan Chairoman belum bisa melakukan vaksinasi dikarnakan ada syarat yang tidak terpenuhi, seperti yang disampaikan oleh nya “ Karena memang syaratnya tidak memadai ada angka-angka secara klinis yaitu gula,kolestrol, gliceryda yang agak tinggi sehingga belum memungkinkan untuk di vaksin, sehingga kita tunggu waktu yang tepat,” Paparnya.

Chairoman berharap masyarakat bisa berperan aktif dalam mensukseskan program vaksinasi ini, “ vaksinasi ini memang merupakan peluang untuk menumbuhkan imunitas masyarakat terhadap covid.

Sehingga memang dia menjadi salah satu harapan kita untuk memulihkan segera penanganan covid ini, kita berharap masyarakat bisa menumbuhkan tanggung jawabnya sehingga ikut berperan secara aktif dalam mengsukseskan program vaksinasi,  “kendala utamanya masih belum memadai jumlah vaksin yang beredar yang masih tersedia dimana target 20% pun belum terselesaikan sampai sekarang dan kita berharap pemerintah pusat dan daerah saling bersinergi mensukseskan program ini sekaligus yang paling utama adalah mensosialisasikan dengan baik dan benar.

Sehingga masyarakat punya pemahaman yang baik dan tidak punya perspektif negatif terhadap vaksinasi ini. Ini salah satu kunci untuk kita menyelesaikan penanganan covid-19 di indonesia.

Chairoman juga berharap ada kerjasama untuk mensukseskan vaksinasi ini “perlu adanya sosialisasi, kita berharap dinas kesehatan berikut dengan seluruh jaringan puskesmas kemudian posyandu PKK termasuk Alim Ulama bekerjasama dan yang di tumbuhkan adalah bukan masalah kewajiban tapi tanggungjawab warga negara sehingga mereka ikut aktif dalam mempercepat penanganan covid melalui vaksinisasi, dengan cara beginilah kita mendapatkan imunitas kalau kita sama-sama mensukseskan ini, kita berharap roda perekonomian segera bisa kita atasi itu point pentingnya.

Tidak hanya Ketua DPRD Kota Bekasi yang batal untuk di vaksin namun wakil Wali Kota Bekasi Dr Tri Adhinato, Ketua Pengadilan Negeri Kota Bekasi Erwin Djong, SH., MH dan ketua Kejaksaan Tinggi Negeri Kota Bekasi Didik Istiyanta, SH.//**ADV-MMG