95 Penerima BLT Dana Desa Pagedangan Merasa Terbantu

0
6

Kab.Tangerang, monitorindo.com –Keputusan mengenai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bisa dilakukan melalui Musyawarah Desa (Mudes).
Demikian disampaikan Kasie Pemerintahan Kecamatan Pagedangan. Nandang, pada saat menghadiri penyerahan BLT diruang Serbaguna Desa Pagedangan
Ia mengatakan, data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa tahun ini memang merujuk pada data KPM BLT Dana Desa tahun lalu, yang sudah melalui verifikasi ulang.

Meski demikian, data KPM tersebut bisa saja berubah sesuai dengan kondisi ekonomi warga di masing-masing desa.

“Data penerima BLT Dana Desa sangat fleksibel. Hari ini bisa saja berkurang, bulan depan bisa saja bertambah karena situasi yang mengharuskan,” ujar Nandang dalam keterangannya, dikutip pada Rabu (01/09/2021).

Ia menyampaikan, BLT Dana Desa diprioritaskan untuk warga desa yang kehilangan mata pencaharian dan belum mendapatkan jaring pengaman sosial lainnya.

Pendataan KPM BLT Dana Desa dilakukan oleh relawan Desa Lawan Covid-19 berbasis Rukun Tetangga (RT), yang kemudian diputuskan melalui Musyawarah Desa.

“Yang kehilangan mata pencaharian karena sekarang enggak bisa buka warung misalnya, ini masuk sebagai KPM,” bebernya.

“Nah ketika sudah bisa buka warung lagi, mata pencahariannya kembali, bisa saja dikeluarkan dari KPM. Sangat fleksibel sekali. Yang penting pendataannya betul dan diputuskan di Musyawarah Desa,” sambungnya.

Ia lantas meminta para kepala desa (kades) dan relawan Desa Lawan Covid-19 untuk terus menerus memantau warga yang mengalami dampak akibat pandemi Covid-19.

Sementara Kepala Desa Pagedangan.Mat Sa’i SIP, menjelaskan bahwa pemberian BLT ini dilakukan yang ke 6.7 dan 8 dirangkap menjadi 3 bulan dan acara penyerahan BLT ini juga mengacu pada protokol kesehatan (Prokes) covid-19.

” pemberian bantuan BLT Dana Desa dari pemerintah mudah mudahan bisa dapat dipergunakan sebaik baiknya untuk kehidupan bagi masyarakat, tentunya adanya bantuan BLT ini karena masa pandemi covid yang konon belum berakhir,” ucap kades Pagedangan. (Fatah)